Posts

Ide Bisnis Online Yang Menjanjikan Untuk Masa Depan

Ide Bisnis Online Yang Menjanjikan Untuk Masa Depan

Zaman telah berubah, ada banyak kebutuhan manusia, bukan hanya sandang, pangan dan papan saja. Saat ini banyak kebutuhan sekunder yang bergeser menjadi kebutuhan primer, misalnya kendaraan bermotor, peralatan elektronik, dan akses internet.

Ide Bisnis Online Yang Menjanjikan Untuk Masa Depan

Hal ini tentu mempengaruhi bagaimana cara pandang seseorang terhadap bisnis atau profesi yang menghasilkan uang agar mencukupi semua kebutuhan tersebut. Sehingga banyak orang yang kini mulai kreatif dan mencari peluang bisnis yang menjanjikan. Banyak orang yang menjalani bisnis sampingan untuk memperoleh uang lebih banyak. Dengan perkembangan teknologi yang kian maju membuat anda memiliki banyak ide untuk menjalankan bisnis secara online.

Dengan media digital yang semakin berkembang membuat orang-orang bekerja lebih fleksibel. Yups, mereka dapat menjalankan usahanya kapan saja dan dimana saja. Jika anda tertarik, berikut ini ada beberap ide bisnis online yang bisa digeluti antara lain:

1.      Blogging

Saat ini iklim bisnis tampak lebih modern dan mengarah ke media digital, sehingga untuk memulai terjun ke dunia harus mencari ide bisnis yang tepat. Ide bisnis pertama yang bisa anda geluti adalah blogging. Blog bisa menjadi media yang digunakan bagi mereka yang  hobi menulis. Akan tetapi, saat era digital yang terus berkembang seperti ini ternyata blog bisa menjadi peluang yang menjanjikan untuk berbisnis. Hampir semua orang membutuhkan informasi dan mencarinya di internet. Jika anda berminat untuk menggeluti bloggingn maka hal pertama yang perlu dilakukan adalah mencari karakter dan tema besar dari tulisan anda. Anda bisa mengambil karakter dan tema besar sesuai dengan passion yang dimiliki.

2.      Online Courses/Teaching

Lain halnya, jika anda menjadikan ilmu pengetahuan sebagai peluang dalam memperoleh penghasilan. Meskipun saat ini masih banyak bimbingan belajar di tempat tertentu, akan tetapi adanya akses internet, banyak orang yang membutuhkan Online Course (teaching). Online Course (teaching) merupakan media belajar bagi pelajar atau umum secara online. Anda bisa memberikan kelas online dengan berbagai mata pelajaran, kelas online ini bukan hanya tentang pelajaran akademik sana. Namun hal lain juga bisa dijadikan materi belajar misalnya kelas bisnis, bahasa asing, kelas komputer, dan lain sebagainya. Kelas Online semakin hari semakin diminari banyak orang, karena mereka tak perlu kerepotan keluar rumah, cukup belajar di depan komputer atau smartphone dimana saja dan kapan saja.

3.      Desain CV

Saat ini angka pelamar kerja setiap tahun semakin tinggi, tentu persaingan mencari pekerjaan semakin ketat. Meskipun demikian, hal ini bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan untuk anda, seperti yang kita tahu jika CV merupakan salah satu faktor penentu HR apakah calon pelamar tersebut masuk dalam kualifikasi atau tidak. Untuk itu semua orang membutuhkan CV yang menarik. Jika anda memiliki bakat desain, maka anda bisa memanfaatkan hal ini menjadi bisnis. Anda bisa membuka jasa pembuatan CV yang menarik.

4.      Social Media Influencer Manager

Ide bisnis terakhir yang bisa anda geluti adalah Social Media Influencer Manager. Saat ini kehadiran influencer sangatlah dibutuhkan khususnya bagi brand-brand besar yang hendak menjual jasa/produknya. Ada beragam fokus yang digeluti oleh para influencer antara lain fashion, travelling, make up, photography, dan lain sebagainya. Memang saat ini sudah miliaran orang aktif di media sosial. Hal inilah yang menjadikan media sosial sebagai wadah promosi terbaik. Akan tetapi, tak sedikit dari para influencer yang merasa kelelahan untuk mengatur aktivitasnya di media sosial. Hal ini bisa menjadi peluang bagi anda untuk memberikan jasa influencer manager.  Kebanyakan influencer mendapatkan tawaran kontrak kerja, namun kontrak tersebut kurang dipahami. Peran anda untuk mereka adalah membantu dalam memahami tentang sisi bisnis dari pekerjaannya sebagai influencer.

Tips Sukses Membuat Giveaway Di Instagram

Tips Sukses Membuat Giveaway Di Instagram

Apakah anda pernah melihat, mengikuti atau bahkan membuat giveaway sendiri di Instagram? Ternyata bagi kalangan pebisnis melakukan giveaway merupakan salah satu cara untuk meningkatkan jumlah pengikut. Namun beberapa orang melakukan giveaway karena sekadar ingin mengapresiasi para audiensnya. Sebenarnya membuat giveaway memiliki dampak baik dan buruk.

Tips Sukses Membuat Giveaway Di Instagram

Pertama, Anda perlu tahu saat mengadakan giveaway di Instagram, anda harus siap jika nanti ada kenaikan serta penurunan jumlah pengikut setelah giveaway berakhir. Hal ini karena ada sekian banyak orang yang hanya mengikuti akun-akun yang mengadakan giveaway, agar mereka segera memperoleh hadiahnya. Setelah periode giveaway itu berakhir, bisa saja mereka langung berhenti mengikuti anda. Kondisi tersebut sering dikenal dengan giveaway hunter.

Tapi hal itu berbeda, jika mereka merasa akun anda bermanfaat. Sehingga mereka akan terus mengikuti anda, meskipun periode giveaway telah berakhir.

Umumnya mengunggah konten yang berisikan informasi giveaway dapat meraih jumlah like dan comment yang banyak. Selain itu, akun-akun yang sering memberikan giveaway umumnya mengalami pertumbuhan pengikut yang lebih pesat dibanding akun yang tak melakukan giveaway.

Meskipun demikian, ternyata membuat giveaway tentu tak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan agar giveaway tersebut  sukses dan banyak diikuti oleh audiens. Untuk lebih jelasnya simak tips berikut ini:

1.      Sediakan hadiah yang menarik dan dibutuhkan bagi audiens

Salah satu faktor yang membuat giveaway diikuti banyak orang adalah hadiah yang menarik dan mereka butuhkan. Sebaiknya hadiah yang akan anda berikan berupa benda yang bermanfaat seperti tas, baju, voucher kuota, kosmetik dan lain sebagainya. Usahakan barang yang anda berikan adalah produk dari brand anda. Hadiah giveaway tak perlu mahal atau banyak, sediakan beberapa picis barang saja. Sehingga membuat para audiens saling berkompetisi untuk memperoleh hadiah tersebut.

2.      Berikan aturannya secara singkat, padat dan jelas

Jika anda menyediakan hadiah yang bernilai besar, tentu anda ingin para peserta giveaway mengeluarkan effort lebih untuk memenangkannya. Akan tetapi, jika hadiah yang anda berikan justru tidak terlalu tinggi, maka sebaiknya jangan membuat peraturan yang sulit bagi para peserta.

Umumnya untuk mengikuti giveaway peserta akan diminta untuk melakukan beberapa tindakan, yang paling aman berupa, follow akun, like, comment dan menandai beberapa temannya.

3.      Tentukan bagaimana cara mereka berpartisipasi

Ada beberapa tipe konten instagram dan cara berpartisipasi, namun yang paling umum dilakukan adalah:

  • Like to win: peserta giveaway harus like setiap unggahan
  • Comment to win: peserta giveaway harus mengomentari unggahan di instagram untuk berpartisipasi
  • Tag to win: peserta harus menandai beberapa temannya di unggahan Instagram untuk berpartisipasi
  • Photo Challenge: peserta harus mengunggah foto mereka dengan menyertakan hastag tertentu
  • Repost to Win: peserta harus mengunggah ulang foto giveaway di akun instagram pribadinya dengan hastag tertentu

4.      Ingat, jangan membuat giveaway dengan peraturan yang terlalu sulit untuk peserta

Anda cukup memberikan poin-poin wajib yang harus dilakukan oleh para peserta untuk mengikuti giveaway tersebut. Jangan terlalu berbelit-belit dan panjang. Peraturan yang terlalu panjang dan sulit dipahami justru membuat para audiens enggan mengikuti giveaway tersebut.

5.      Promosikan giveaway

Jika akun instagram anda tak memiliki jumlah pengikut yang banyak. Maka sebaiknya anda mempromosikan giveaway dengan lintas platform agar semakin banyak orang yang mengetahuinya. Atau anda bisa meminta bantuan influencer untuk memberitahu audiensnya tentang informasi giveaway yang anda adakan.

 

Jenis-Jenis Kampanye Yang Dapat Diterapkan Di Instagram

Jenis-Jenis Kampanye Yang Dapat Diterapkan Di Instagram

Tentu anda sudah paham jika instagram merupakan salah satu kanal yang bisa digunakan untuk content marketing visual. Sudah lebih dari 1 miliar orang aktif menggunakan media sosial yang satu ini. Bahkan mereka beraktivitas entah mengunggah foto/video, mencari informasi, atau lainnya setiap hari. Instagram terus memperbarui fiturnya sehingga sangat cocok untuk digunakan secara pribadi atau bisnis. Misalnya saja  Instagram Live, Carousell, Instagram Stories dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Kampanye Yang Dapat Diterapkan Di Instagram

Sebuah produk atau brand, tak ada salahnya untuk mengikuti tren yang sedang populer di kalangan masyarakat. Akan tetapi, agar konten yang anda buat tepat pada sasaran tentu perlu ada strateginya. Untuk itu ada baiknya anda mempelajari berbagai jenis marketing campaign yang sering ditemui di Instagram.

Sebenarany, ada beberapa jenis marketing campaign Instagram agar anda tak salah langkah, berikut ini pembahasan selengkapnya.

1.      Kampanye awareness

Tujuan dari kampanye awareness merupakan upaya untuk meningkatkan visibilitas sebuah produk, brand atau layanan yang anda miliki. Bagi brand baru atau brand yang sedang berkembang, kampanye ini tentu sangat membantu agar brand tersebut tampak berbeda, dan menarik minat audiens. Instagram seringkali digunakan untuk menemukan atau mengikuti brand tertentu. Sehingga sebaiknya anda membuat konten yang berharga, mengingat 75% pengguna Instagram akan melakukan tindakan setelah melihat kiriman sebuah brand seperti menyukai, mengomentari atau mengunjungi situs website.

2.      Penjualan atau promosi

Penjualan dengan promosi khusus merupakan salah satu taktik perusahaan yang sering dilakukan untuk menarik perhatian audiens. Kampanye ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada audiens dengan mendorong mereka untuk mengunjungi situs atau akun instagram brand kemudian mengkonversikannya menjadi penjualan dengan pemberian kode diskon. Apalagi saat ini adanya fitur belanja langsung dari instagram, dapat mempermudah para konsumen potensialuntuk membeli produk anda secara langsung.

3.      Giveaway

Jenis kampanye lain yang bisa anda lakukan adalah giveaway, cara ini cukup efektif untuk meningkatkan engagement. Dalam pelaksanaannya anda harus menyertakan beberapa syarat dan ketentuan untuk mendukung tujuan dari kampanye tersebut.

Misalnya anda meminta audiens untuk menandai teman mereka pada kolom komentar, atau repost gambar giveaway tersebut di akun media sosial pribadinya.

4.      Kampanye peluncuran produk

Saat anda memiliki produk atau layanan baru, tentu anda merencanakan kampanye agar produk tersebut diketahui banyak orang. Anda dapat melakukan hal tersebut di Instagram hal ini bertujuan untuk membangun hype dan awareness audiens menjelang peluncuran produk tersebut. Bukan hanya itu, kampanye ini juga akan memberi peluang bagi anda untuk menunjukkan berbagai keunggulan dan kualitas dari produk tersebut. Agar semakin hype anda bisa bekerja sama dengan influencer.

5.      Kampanye User Generated Content (UGC)

Kampanye ini merupakan kampanye yang mendorong para audiens untuk berbagi pos yang menampilkan produk anda dan disertai tagat khusus untuk menandai kampanye tersebut. umumnya kampanye UGC ini dilakukan selama beberapa periode tertentu. Dengan menggunakan kampanye ini, anda bukan hanya membangun brand awareness melalui tagar, namun juga memiliki banyak konten yang kemudian dapat dimanfaatkan pada akun brand anda sendiri. Yang perlu anda ingat saat melakukan kampanye UGC ini, jangan terlalu lama menahan konten UGC dalam postingan media sosial brand anda. Hal ini akan membuat para audiens tidak peduli dan berhenti merespon kampanye ini.

Umumnya kampanye UGC dilakukan oleh brand-brand tertentu seperti fashion, gadget, makanan, dan lain sebagainya.

Membuat Cara Tepat Campaign Online Melalui Media Sosial

Membuat Cara Tepat Campaign Online Melalui Media Sosial

Media sosial saat ini bukan hanya dimanfaatkan sebagai media komunikasi saja. ada banyak hal yang dilakukan seperti berjualan, membangun komunitas hingga kampanye online. Online champaign adalah salah satu cara tepat untuk mengajak orang melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang diharapkan.

Membuat Cara Tepat Campaign Online Melalui Media Sosial

Penggunaan media sosial dengan tujuan membangun awareness masyarakat kini bukan lagi hal yang sepele. Pengguna internet yang besar serta derasnya informasi yang diperoleh sexara online, membuat media sosial menjadi salah satu kanal yang menjanjikan untuk menyampaikan marketing campaign sebuah brand. Walaupun begitu, tentu melakukan online campaign bukan hal yang mudah. Anda perlu menyiapkan berbagai strategi  agar tujuan dari kampanye tersebut berhasil. Namun bagaimana membuat strategi yang tepat? Apa yang harus dilakukan agar brand anda semakin dikenal banyak orang? Simak penjelasannya di bawah ini.

Kenali brand tersebut dengan baik

Sebelum membuat strategi marketing campaign, sebaiknya anda harus benar-benar mengenal brand tersebut. mengenal produk atau brand secara menyeluruh adalah cara terbaik untuk membangun branding. Untuk itu kenali betul-betul brand atau produk tersebut, bagaimana kelebihannya dan keunikannya dibandingkan kompetitor lainnya.

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menentukan siapa yang akan menjadi target pasar. Tentukan berapa usianya, dari kalangan manakah, dan jenis kelaminnya jika perlu. Hal-hal tersebut akan menentukan penggunaan tone dari setiap konten yang anda buat.

Buatlah cerita yang menarik dan konsisten

Agar kampanye online anda semakin melekat pada audiens, maka buatlah story-telling yang menarik. Story-telling yang dibuat harus memuat informasi tentang brand. Story-telling akan mudah diterima oleh audiens, buatlah mereka merasa jika apa yang diceritakan sama seperti apa yang mereka rasakan. Berbeda dengan hard-selling yang terkesan memaksakan audiens untuk membeli produk tersebut. Sedangkan dengan story-telling akan membangun interaksi antara brand dengan audiens. Selain cerita yang menarik kunci utama dari strategi marketing adalah konsisten dalam menyuarakan campaign.

Selain itu, anda juga harus membuat ‘One Line Key Massage’ misalnya #majubersama #SemuaBisa dan lain sebagainya. Gunakan kata kunci tersebut secara konsisten, selain itu anda juga harus memperhatikan tone yang sama pada setiap desain konten anda.

Pilihlah media sosial yang paling tepat untuk kampanye online anda

Setelah anda membuat story-telling dan key message-nya maka hal lain yang tak kalah penting saat melakukan kampanye online adalah menentukan media sosial mana yang paling cocok untuk digunakan selama kampanye. Ingat setiap media sosial memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Anda bisa menggunakan YouTube Ads, Instagram dan Facebook untuk beriklan. Selain itu, agar lebih menarik minat audiens anda bisa bekerja sama dengan seorang influencer. Pilihlah influencer yang memiliki citra, dan visi yang serupa dengan brand anda. Misalnya anda ingin mengkampanyekan olahan makanan organik maka anda bisa bekerja sama dengan Selebriti chef atau Food Vlogger. Dengan kepopuleran mereka, maka akan semakin besar kemungkinan brand atau produk tersebut dikenal masyarakat.

Setelah campaign tersebut dijalankan, maka jangan lupa untuk melakukan evaluasi terhadap hasil campaign dari setiap kanal-kanal media sosial yang digunakan. Seperti media sosial mana yang paling banyak menghasilkan interaksi dengan audiens, serta berapa banyak audiens yang membeli produk anda. Dari situ, anda dapat menentukan mana media sosial yang paling efektif untuk beriklan untuk melakukan kampanye berikutnya.

Bagaimana informasi di atas? Semoga dengan beberapa langkah yang telah dijelaskan anda dapat membangun brand awareness dengan baik pada produk atau perusahaan anda.

 

 

Personal Branding Dapat Meningkatkan Kredibilitas

Personal Branding Dapat Meningkatkan Kredibilitas

Di era serba digital seperti ini tentu penting bagi anda untuk membangun personal branding. Dalam dunia pekerjaan atau kehidupan sehari-hari personal branding kini menjadi cara untuk membangun citra diri di lingkungan masyarakat. Istilah ‘People buy people’ menjelaskan jika salah satu nilai jual dalam diri anda ialah diri anda sendiri. Akses internet yang kini menjadi aset yang berharga, sehingga semakin baik persepsi orang lain tentang diri anda, maka semakin besar kemungkinan anda menilai positif bagi mereka.

Personal Branding Dapat Meningkatkan Kredibilitas

Orang yang memiliki pemahaman dan proses berpikir seperti ini diyakini lebih cepat meningkatkan jenjang karirnya. Apalagi, hampir 85% perusahaan perekrut serta profesional HR menjelaskan jika reputasi online kandidat pelamar berpengaruh terhadap proses perekrutan nanti.

Sehingga, hal tersebut menunjukkan jika personal branding adalah hal yang penting dalam merintis karir. Kuncinya adalah konsitensii terhadap citra posisit yang anda proyeksikan kepada orang lain baik dilihat saja atau memahami anda. Belajar personal branding di era digital artinya anda membuka diri untuk lebih mudah dikenal, diperhatikan dan didengarkan oleh khalayak luas.

Personal branding dapat meningkatkan kredibilitas anda

Dengan kemajuan teknologi saat ini, tentu sangat mudah bagi orang lain untuk mencari tahu segala sesuatu tentang diri anda dengan mesin pencari. Hanya dengan mengetik nama lengkap seseorang, maka anda  akan memperoleh berbagai informasi tentang orang tersebut. Sama seperti saat seseorang mengetik nama anda di mesin pencari. Oleh karena itu, jika anda tak memiliki jejak digital apapun maka orang lain akan kesulitan memberikan penilaian tentag diri anda.

Bukan hanya itu, jika ada seseorang yang mencari anda dan menemukan profil media sosial yang belum diperbarui setelah beberapa tahun. Ataupun hanya sedikit informasi yang mereka peroleh tentang diri anda di internet. Maka orang lain atau perusahaan akan berpikir dua kali untuk menerima anda sebagai karyawannya. Mereka akan memilih orang lain untuk direkrut sebagai karyawan.

Namun, Hal itu akan berbeda jika mereka justru melihat profilyang ringkas tentang personality dan profesionalitas dari diri anda. Hal-hal inilah yang akan membuat perusahaan atau orang lain menjadi tertarik untuk mengenal dan memahami anda lebih jauh lagi. Meskipun begitu, bukan berarti anda harus membangun personal branding secara berlebihan. Terlalu banyak mempromosikan diri sendiri justru akan membuat anda tampak menyedihkan di mata orang lain.

Bahkan beberapa ahli menyarankan untuk menggunakan 10% dari total aktivitas anda di internet untuk mempromosikan diri. Sedangkan 90%-nya digunakan untuk mengulas fakta menarik atau berita yang terbaru di media sosial atau situs blog pribadi anda. Berbagilah informasi yang bermanfaat sambil memberi perspektif diri anda. Selanjutnya, biarkan orang lain yang memberikan anda penilaian terhadap cara pandang anda tentang sesuatu.

Membangun personal branding  anda di era digital

Sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membangun personal branding. Cara yang paling mudah dan dilakukan oleh banyak orang adalah menggunakan media sosial. Sebelumnya, anda harus menentukan media sosial apa yang akan anda gunakan, serta mulai hapus akun-akun media sosial anda yang mulai usang.

Pembersihan ini sangat penting karena akan menyalurkan perhatian ke jaringan digital yang akan dibagikan. Jika ada akun media sosial lama yang sudah tidak aktif maka hapus saja. Bangun personal branding anda dengan akun baru tersebut. Agar terlihat profesional, buatlah konten yang konsisten. Gunakan gambar profil yang sama pada akun media yang anda gunakan, baik itu Twitter, Instagram, atau lainnya.

Membranding Produk Dengan Menggunakan Media Sosial

Membranding Produk Dengan Menggunakan Media Sosial

 

Membranding Produk Dengan Menggunakan Media Sosial Seiring berkembangnya teknologi saat ini hampir semua orang membutuhkan akses internet. Kebutuhan internet ini dikarenakan semakin beragamnya aktivitas yang dilakukan di dunia maya mulai dari mencari informasi, berkomunikasi, berbelanja, berbisnis dan lain sebagainya. Bahkan saat ini ada lebih daei 3 miliar pengguna aktif media sosial. Tentu hal tersebut bisa menjadi peluang bagi setiap orang untuk memulai bisnis online termasuk anda. Ada berbagai jenis media sosial yang dapat ditemui seperti Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, LinkedIn, dan lain sebagainya. Setiap jenis media sosial tentu memiliki karakteristik masing-masing, sehingga jika anda ingin memulai bisnis online melalui media sosial anda harus memahami karakteristiknya. Agar audiens yang dimiliki sesuai dengan target pasar, maka anda perlu menerapkan perlakuan yang berbeda pada setiap media sosial yang digunakan. Selain proses transaksi, hal lain yang perlua anda perhatikan saat memulai bisnis online adalah membangun interaksi dengan para audiens. Tujuannya agar anda semakin dekat dengan mereka serta membangun branding dari produk atau bisnis yang anda jalani. Agar Anda semakin paham, berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membranding produk di media sosial antara lain. 1. Pilih sosial media yang akan digunakan Seperti yag kita tahu, menggunakan media sosial untuk berbisnis adalah hal yang sangat memungkinkan saat ini. Akan tetapi, membangun branding di media sosial tentu bukan hal yang mudah. Membangun branding bukan tentang berapa banyak media sosial yang anda gunakan, tetapi memperoleh media sosial yang sesuai. Misalnya, LinkedIn merupakan media sosial yang digunakan untuk menunjukkan keterampilan dan profesionalitas seseorang. Tentu media sosial tersebut tidak cocok anda gunakan untuk menjual baju. Untuk itulah sebaiknya anda memilih media sosial yang tepat. Perhatikan dengan seksama karakteristik media sosial sebelum anda putuskan untuk menggunakannya atau tidak. Untuk membantu anda, anda bisa melihat informasi demografis pengguna media sosial. 2. Gunakan konten visual untuk membranding produk anda Jika anda termasuk pengguna media sosial yang aktif, maka cobalah perhatikan bagaimana konten visual terkini yang sering digunakan oleh pebisnis untuk memasarkan atau mempromosikan produknya. Memang tak bisa dipungkiri jika saat ini banyak orang yang beralih ke konten visual dibanding dengan konten teks. Media sosial memang menjadi media yang pemasaran yang sangat cocok baik itu produk brand besar maupun brand kecil ataupun yang belum memiliki brand sekalipun. Banyak dari pelaku bisnis berlomba-lomba membuat konten visual yang menarik agar dikunjungi lebih banyak orang. Dalam proses pembuatan konten sendiri, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan antara lain pemilihan warna, logo, template yang digunakan dan lain-lain. untuk menguatkan brand anda buatlah konten visual yang unik, berbeda dan tidak monoton. 3. Sampaikan informasi yang benar Saat ini banyak pengguna internet memilih informasi yang dapat dipercaya kebenarnya sebelum membeli sesuatu. Namun sayangnya teberapa pelaku usaha ternyata tidak memberikan informasi yang benar terkait produk yang mereka jual. Sebagian dari mereka bahkan rela berbohong demi keuntungan pribadi. Padahal kunci dari bisnis oleh kepercayaan dari konsumen, mengingat dijual secara online sehingga tidak memungkinkan konsumen untuk melihat produk yang anda jual secara langsung. Untuk itu, agar bisnis online anda tetap bertahan jangan pernah memberikan pesan atau informasi yang salah. Hal ini akan membuat branding anda menurun dan tidak dipercaya oleh para audiens. Untuk itu, berikan informasi yang lengkap, jelas, dan benar.

Seiring berkembangnya teknologi saat ini hampir semua orang membutuhkan akses internet. Kebutuhan internet ini dikarenakan semakin beragamnya aktivitas yang dilakukan di dunia maya mulai dari mencari informasi, berkomunikasi, berbelanja, berbisnis dan lain sebagainya. Bahkan saat ini ada lebih daei 3 miliar pengguna aktif media sosial. Tentu hal tersebut bisa menjadi peluang bagi setiap orang untuk memulai bisnis online termasuk anda.

Ada berbagai jenis media sosial yang dapat ditemui seperti Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, LinkedIn, dan lain sebagainya. Setiap jenis media sosial tentu memiliki karakteristik masing-masing, sehingga jika anda ingin memulai bisnis online melalui media sosial anda harus memahami karakteristiknya.

Agar audiens yang dimiliki sesuai dengan target pasar, maka anda perlu menerapkan perlakuan yang berbeda pada setiap media sosial yang digunakan. Selain proses transaksi, hal lain yang perlua anda perhatikan saat memulai bisnis online adalah membangun interaksi dengan para audiens. Tujuannya agar anda semakin dekat dengan mereka serta membangun branding dari produk atau bisnis yang anda jalani. Agar Anda semakin paham, berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membranding produk di media sosial antara lain.

1.      Pilih sosial media yang akan digunakan

Seperti yag kita tahu, menggunakan media sosial untuk berbisnis adalah hal yang sangat memungkinkan saat ini. Akan tetapi, membangun branding di media sosial tentu bukan hal yang mudah. Membangun branding bukan tentang berapa banyak media sosial yang anda gunakan, tetapi memperoleh media sosial yang sesuai.

Misalnya, LinkedIn merupakan media sosial yang digunakan untuk menunjukkan keterampilan dan profesionalitas seseorang. Tentu media sosial tersebut tidak cocok anda gunakan untuk menjual baju. Untuk itulah sebaiknya anda memilih media sosial yang tepat. Perhatikan dengan seksama karakteristik media sosial sebelum anda putuskan untuk menggunakannya atau tidak. Untuk membantu anda, anda bisa melihat informasi demografis pengguna media sosial.

2.      Gunakan konten visual untuk membranding produk anda

Jika anda termasuk pengguna media sosial yang aktif, maka cobalah perhatikan bagaimana konten visual terkini yang sering digunakan oleh pebisnis untuk memasarkan atau mempromosikan produknya. Memang tak bisa dipungkiri jika saat ini banyak orang yang beralih ke konten visual dibanding dengan konten teks.

Media sosial memang menjadi media yang pemasaran yang sangat cocok baik itu produk brand besar maupun brand kecil ataupun yang belum memiliki brand sekalipun. Banyak dari pelaku bisnis berlomba-lomba membuat konten visual yang menarik agar dikunjungi lebih banyak orang. Dalam proses pembuatan konten sendiri, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan antara lain pemilihan warna, logo, template yang digunakan dan lain-lain. untuk menguatkan brand anda buatlah konten visual yang unik, berbeda dan tidak monoton.

3.      Sampaikan informasi yang benar

Saat ini banyak pengguna internet memilih informasi yang dapat dipercaya kebenarnya sebelum membeli sesuatu. Namun sayangnya teberapa pelaku usaha ternyata tidak memberikan informasi yang benar terkait produk yang mereka jual. Sebagian dari mereka bahkan rela berbohong demi keuntungan pribadi. Padahal kunci dari bisnis oleh kepercayaan dari konsumen, mengingat dijual secara online sehingga tidak memungkinkan konsumen untuk melihat produk yang anda jual secara langsung.

Untuk itu, agar bisnis online anda tetap bertahan jangan pernah memberikan pesan atau informasi yang salah. Hal ini akan membuat branding anda menurun dan tidak dipercaya oleh para audiens. Untuk itu, berikan informasi yang lengkap, jelas, dan benar.

 

Alasan Kenapa Kita Perlu Mendesain Konten Instagram Semenarik Mungkin

Alasan Kenapa Kita Perlu Mendesain Konten Instagram Semenarik Mungkin

Saat ini banyak orang yang menggunakan Instagram sebagai media pemasaran. Akan tetapi, hampir sebagian dari mereka belum memahami betapa pentingnya mendesain konten promosi pada media sosial tersebut. Sebagian orang memilih untuk mengunggah foto produk mereka langsung tanpa mempertimbangkan unsur estetik. Sehingga hal ini akan membuat produk tampak kurang menarik.

Alasan Kenapa Kita Perlu Mendesain Konten Instagram Semenarik Mungkin

Untuk itu, pada artikel ini akan dibahas tentang betapa pentingnya mendesain koten instgram semenarik mungkin. Seperti yang harus anda ketahui jika konten yang menarik akan meningkatkan konversi audiens untuk melihat produk anda. Instagram merupakan media sosial yang mengutamakan visual dibandingkan teks. Sehingga visual yang menarik akan mencuri perhatian para audiens.

Seberapa pentingkah kita perlu mendesain konten?

Bagi anda yang hanya menggunakan instagram untuk hiburan semata maka membuat desain konten yang menarik bukan suatu keharusan. Akan tetapi, lain halnya jika anda menggunakan instagram untuk berbisnis. Konten desain ini akan menjadi elemen yang penting agar strategi pemasaran dan promosi anda berjalan lancar.

Desain konten yang menarik akan membuat tampilan instagram menjadi lebih baik. Sehingga akun instagram tersebut akan menjadi unik memiliki daya tarik tersendiri bagi audiens. Konten inilah yang akan membuat audiens tidak jenuh dengan berbagai konten informatif ataupun produk yang anda tawarkan. Mendesain konten menjadi nilai lebih dalam strategi pemasaran.

Alasan kenapa anda harus mendesain Instagram

Jika anda adalah seorang pelaku usaha, dan sedang memasarkannya di media sosial seperti Instagram. Maka berikut ini ada beberapa alasan mendasar kenapa anda harus memperhatikan desain instagram brand atau usaha anda, simak penjelasan berikut ini:

1.      Mempersempit ruang persaingan

Jika anda mengecek sendiri di Instagram, kira-kira berapa banyak pebisnis yang melakukan promosi dan penjualan di Instagram? Tentu banyak sekali bukan, sampai tak terhitung. Akan tetapi, dari semua itu beberapa mungkin tidak membuat desain yang menarik sebagai media promosinya. Padahal Instagram merupakan showcase dari produk atau brand anda. Sekaligus menjadi katalohg produk atau jasa yang ditawarkan. Sehingga sudah seharusnya anda membuat showcase tersebut tampak rapi dan indah.

2.      Tampilan instagram semakin menarik

Umumnya audiens akan mengakses Instagram anda dan merasa betah untuk melihat-lihat informasi dan produk jika disajikan dengan menarik. Desain konten dapat diterapkan pada katalog produk, event diskon, produk baru, produk terbatas pada momen tertentu dan lain sebagainya. Dengan mendesain instagram, maka siapapun yang melihat akan tertarik dengan produk dan penawaran yang anda berikan.

3.      Sebagai brand awareness

Brand awareness merupakan istilah yang menggambarkan jika seseorang mampu mengingat sebuah brand tertentu. Desain yang menarik akan membantu meningkatkan brand awareness bagi audiens. Ada beberapa hal yang mungkin diingat oleh mereka seperti logo perusahaan, tagline, dan lain-lain. Brand awareness memiliki pengaruh yang cukup kuat bagi bisnis. Karena jika suatu saat audiens membutuhkan sesuatu yang berkaitan dengan produk anda, mereka akan datang pada anda.

4.      Menarik minat konsumen

Salah satu tujuan dari mendesain konten di Instagram adalah meningkatkan potensi penjualan. Desain yang menarik akan menjadi senjata untuk memikat hati konsumen agar menggunakan produk anda. Hal ini berarti desain konten yang menarik dapat meningkatkan penjualan.

5.      Meningkatkan jumlah pengikut

Alasan yang terakhir adalah meningkatkan jumlah pengikut akun instagram anda. Konten yang menarik tentu bisa memicu audiens untuk mengikuti anda, karena mereka merasa penasaran dengan informasi atau produk apa yang akan anda bagikan selanjutnya.

Simak Jenis Konten Yang Paling Digemari Para Audiens

Simak Jenis Konten Yang Paling Digemari Para Audiens

Siapa yang setiap hari selalu aktif dan berativitas di media sosial? media sosial memang sangat melekat di kehidupan kita. Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan di media sosial mulai dari berbagi cerita, berkomunikasi, adu pendapat, hingga berjualan.

Simak Jenis Konten Yang Paling Digemari Para Audiens

Media sosial kini bukan hanya menjadi sumber informasi saja namun telah menjadi salah satu hiburan bagi masyarakat. Hal ini karena di media sosial segala informasi disajikan dengan gambar atau visual yang menarik. Bahkan dalam sebuah survey yang dilakukan oleh Quicksrout menjelaskan jika gambar/visual lebih mudah menarik engagement dari pengguna media sosial yang menjadi target audiens.

Oleh karena itu, hal tersebut bisa menjadi strategi bagi anda untuk mengembangkan konten marketing. Gambar atau visual bukan hanya menjadi hal penting dalam membuat konten, isi atau informasi yang disampaikan oleh konten tersebut juga tidak boleh asal-asalan. Jika audiens lebih mudah memahami informasi yang anda sajikan maka mereka akan jauh lebih tertarik dan berpotensi untuk menyebarkannya lebih luas lagi.

Jika ingin membuat konten marketing untuk bisnis anda, berikut ini adalah jenis konten visual yang disukai para audiens antara lain:

1.      Konten visual yang mengedukasi

Jenis konten yang pertama adalah konten edukasi. Konten ini merupakan konten yang paling serig digunakan oleh pelaku bisnis. Dengan memberikan konten yang mengedukasi tepat pada sasaran anda. Maka mereka akan tertarik untuk mengikuti akun media sosial bisnis atau brand anda, tujuannya agar mereka dapat mengetahui berbagai konten edukasi lainnya. Konten edukasi tersebut bisa berisi tentang tips-tips merawat, menggunakan, membersihkan, atau informasi yang bermanfaat dan belum diketahui banyak orang. Ingat, pastikan informasi yang anda jadikan konten berhubungan dengan brand atau produk yang anda tawarkan.

2.      Konten visual yang menghibur

Selain konten yang mengedukasi, jenis konten lain yang menarik perhatian audiens adalah konten yang menghibur. Konten ini bisa dalam bentuk GIF atau komik, keduanya seringkali dibagikan ke media sosial. Akan tetapi konten yang menghibur tak selalu konten lucu. Ada beberapa kategori konten yang menghibur, antara lain:

  • Lucu
  • Konyol
  • Menyentuh
  • Menyejukkan hati
  • Menginspirasi

Konten yang menghibur memiliki nilai lebih karena dapat meninggalkan memori pada audiens. Selain itu, konten ini juga bermanfaat untuk anda karena dapat mendekatkan diri dengan para audiens. Jenis konten ini seringkali menyentuh emosi para audiens.

3.      Konten tips&trik atau memberikan instruksi

Jenis konten terakhir adalah konten yang memberikan solusi masalah, melakukan sesuatu, atau menentukan keputusan. Konten ini biasanya konten tips&trik, tutorial, dan konten lain yang memberikan instruksi audiens untuk melakukan satu hal ke hal lain.

Konten ini sangat diminati oleh para audiens karena membantu mereka dalam melakukan sesuatu dengan benar. Konten seperti ini biasana berbentuk e-book, akan tetapi saat ini konten ini berkembang menjadi video atau Carousel (kumpulan gambar-gambar yang berbentuk persegi).

Konten ini akan sangat membantu anda dalam mempromosikan produk baru, disela-sela berbagi tips anda bisa memberikan sedikit promosi. Cara ini tentu tidak akan mengganggu audiens. Konten jenis ini memiliki nilai yang sangat tinggi bagi para audiens, oleh karena itu banyak brand yang melakukan kampanye menggunakan konten ini sehingga mereka akan memperolah engagement yang tinggi. Berbagai tips&trik akan membuat brand anda terlihat ahli dan profesional, para audiens pun akan selalu ingat untuk menggunakan produk atau brand anda saat sedang mempraktekan tips tersebut.

Cara Mudah Membuat Infografis Untuk Pemasaran Konten

Cara Mudah Membuat Infografis Untuk Pemasaran Konten

Internet merupakan dunia maya yang terbuka dengan berbagai informasi. Informasi terebut tentu selalu ingin mendapatkan perhatian dari para audiensnya. Padahal jika dilihat tingkat pembaca di dunia maya semakin menurun. Hal ini tentu membuat anda melakukan berbagai cara menarik agar menarik minat audiens untuk membaca informasi yang disajikan.

Cara Mudah Membuat Infografis Untuk Pemasaran Konten

Salah satu cara yang bisa anda terapkan adalah dengan infografis. Infografis sendiri merupakan salah satu cara untuk mendeskripsikan sebuah cerita ke dalam bentuk visual. Sehingga baik narasi maupun data yang kompleks akan lebih menarik dan mudah dibaca oleh audiens. Namun bagaimana membuat infografis? Nah, anda tak perlu bingung karena berikut ini merupakan langkah-langkah membuat infografis yang baik untuk pemasaran konten brand anda. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini:

1.      Tentukan topik dari infografis itu

Langkah pertama adalah menentukan topik. Pastikan topik yang anda angkat berkaitan dengan brand anda, untuk mempermudah buatlah daftar topik yang cukup banyak dan apa saja yang ingin brand anda sampaikan kepada audiens. Sehingga Brand tersebut perlahan akan dikeal dan terpercaya pada bidangnya.

Dari daftar tersebut pilihlah topik yang sedang populer saat ini. Topik yang populer akan membuat brand anda menjadi perbincangan audiens. Sehingga ada kemungkinan jika infografis anda akan banyak dilihat oleh para audiens yang dan menjadi bagian dari perbincangan mereka.

2.      Tentukan siapa saja yang akan membaca infografis anda

Setelah menentukan topik apa yang akan diangkat, langkah berikutnya adalah menentukan siapa yang akan tertarik dan membaca infografis yang anda buat. Menentukan siapa yang akan menjadi pembaca tentu harus sesuai dengna topik yang anda buat. Menurut Harvard Business Review terdapat 5 jenis audiens yang akan mendengarkan cerita berdasarkan tingkatannya. Tingkatan tersebut akan menentukan bagaimana gaya bahasa dan penyajian infografis sesuai dengan karakternya masing-masing. Jenis-jenis antara lain:

  • Pemula
  • Generalis
  • Manajerial
  • Ahli
  • Eksekutif

3.      Tentukan dari tujuan infografis tersebut

Langkah selanjutnya adalah tentukan tujuan dari anda membuat inforgaris tersebut. Dalam pemasaran konten infografis biasanya dikategorikan sebagai konten edukatif. Sehingga tujuan umum dari infografis sendiri adalah memberikan pengetahuan dan wawasan lebih pada pembaca. Ingat infografis merupakan konten yang mengedepankan rasionalitas untuk mencapai awareness.

4.      Lakukan riset

Saat membuat infografis tentu membutuhkan riset agar mendukung kredibilitas dari isinya. Hal ini karena infografis merupakan konten yang akan dikritisi secara rasional oleh para audiens. Jika brand anda membuat infografis yang tidak rasional, maka hal ini akan memberikan kesan buruk pada audiens. Misalnya, data mengapa infografis cukup signifikan dalam konten marketing? Pada Harvard Business Review menjelaskan jika Infografis dapat mempermudah para pembaca untuk memindai dan melakukan skim pada konten tanpa perlu kehilangan pemahamannya.

5.      Tulis konten narasi

Setelah anda sudah cukup riset, selanjutnya buatlah narasi yang singkat, padat, dan rapi. Perlu anda tahu jika menulis konten infografis bukan membuat artikel website. Buatlah konten yang mudah dipahami oleh desainer grafis, karena merekalah yang membuat ilustrasi dari tulisan anda. Anda juga hapus kata-kata yang kurang efektif, selain itu abaikan kaidah-kaidah bahasa baku yang justru membuat tulisan terlalu panjang. Hal tersebut akan membuat infografis justru tidak dapat menyampaikan informasi dengan baik dan sulit dipahami oleh para pembaca. Ingat Infografis adalah media visual yang memuat berbagai informasi dan data-data. Anda dapat menggunakan metode apapun asal pesan itu dapat tersampaikan dengan baik.

Panduan Tepat Membuat Konten Visual Di Media Sosial

Panduan Tepat Membuat Konten Visual Di Media Sosial

Saat ini memposting konten visual di media sosial adalah hal yang sangat penting guna meningkatkan strategi digital marketing. Anda harus tahu jika, konten visual bukan hanya berlaku pada media sosial berbasis gambar saja seperti Instagram. Akan tetapi konten dalam bentuk infografis, komik, screenshot, meme dan video juga bisa menjadi konten visual yang menarik. Entah apa bentuk konten media sosial yang anda buat, yang terpenting hal itu harus menarik, relevan dan tentunya nyaman dilihat.

Panduan Tepat Membuat Konten Visual Di Media Sosial

Namun sayangnya masih banyak orang yang belum bisa memaksimalkan konten visual mereka. Untuk itu berikut ini ada beberapa panduan membuat konten visual yang menarik di media sosial.

Pentingnya konten visual

Sebelum membahas langkah-langkah membuat konten visual yang menarik. sebaiknya anda harus memahami betapa pentingnya peran konten visual dalam strategi pemasaran di media sosial. Untuk lebih mendukung berikut ini adalah data statistik dari Hubspot terkait konten visual antara lain:

  • 63% konten media sosial terdiri dari gambar
  • 50% pengguna internet pernah melakukan repost pada foto/video
  • 54% pengguna internet perna mengunggah foto/video original yang diambil atau direkam sendiri
  • Konten dengan gambar yang relevan memperolah 94% lebih banyak view dibanding dengan konten yang tidak relevan
  • Otak manusia 66.000 kali lebih cepat memproses konten visual dibandingkan konten teks
  • 99% informasi yang dikirim ke otak adalah visual

Lalu bagaimana cara membuat konten visual yang menarik?

1.      Terapkan metode rule of third

Rule of third merupakan metode pengambilan gambar dengan komposisi tertentu. Hal ini bertujuan agar hasil gambar yang diperoleh dapat terlihat in sync dengan cara kerja mata manusia dalam memindai gambar. Metode ini menjadi dasar aturan seorang fotografer dalam menggambil gambar.

2.      Hanya menggunakan satu filter foto secara konsisten

Saat anda sedang menjelajah Instagram, terkadang anda akan menemukan beberapa akun dengan galeri fotonya dipenuhi palette warna yang senada. Menentukan palette warna yang senada pada setiap konten yang diunggah ternyata dapat menimbulkan perasaan tertentu pada para audiens. Hal ini bukan hanya berlaku pada Instagram saja, namun media sosial yang lain juga.

Jika ingin menggunakan satu filter secara konsisten, sebaiknya gunakan palette warna yang sesuai dengan brand anda. Palette warna sangat berhubungan dengan filter foto, untuk mengeditnya anda bisa menggunakan aplikasi editing. Misalnya Adobe Photoshop untuk PC dan VSCO untuk Smartphone. Carilah filter yang paling cocok, sehingga memudahkan audiens untuk mengenali akun media sosial anda.

3.      Jangan ragu untuk memanfaatkan aplikasi online gratis saat membuat konten

Jika anda masih menemukan kesulitan atau hambatan untuk mendownload aplikasi editing pada perangkat anda. maka anda bisa menggunakan aplikasi photo editing online yang dapat diakses secara gratis. Anda hanya perlu koneksi internet untuk mengedit foto menjadi konten visual yang menarik. Adapun beberapa aplikasi photo editing online yang dapat anda pilih, antara lain:

  • Pixlr, Aplikasi ini memiliki fitur yang hampir sama seperti Adobe Photoshop namun lebih sederhana untuk digunakan.
  • Canva, Selain dapat mengedit foto sendiri. pada aplikasi ini tersedia berbagai template yang dapat digunakan secara gratis dan sesuai dengan kebutuhan anda. Selain template, tersedia pula beberapa gambar, foto, vector, dan font sehingga anda bisa membuat konten visual dengan mudah
  • Piktochart, aplikasi ini sangat cocok jika anda ingin membuat infografis. Piktochart umumnya digunakan saat hendak membuat slide presentasi atau poster.
  • Recite, aplikasi ini menyediakan berbagai desain template yang dapat dipakai jika anda ingin membuat konten Quote atau kutipan tertentu.