Posts

Pekerjaan Millenial Yang Berkaitan Dengan Media Sosial

Pekerjaan Millenial Yang Berkaitan Dengan Media Sosial

Di era digital seperti ini tentu kehadiran media sosial sangatlah penting. Bukan hanya sebagai media komunikasi saja, saat ini media sosial sering dijadikan wadah bagi orang-orang untuk menunjukkan eksistensinya. Bahkan saat ini hampir semua orang memiliki akun media sosialnya masing-masing. mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga para orangtua. Media sosial memang menjadi konsumsi sehari-hari.

Pekerjaan Millenial Yang Berkaitan Dengan Media Sosial

Jika dilihat dari jumlah penggunanya, ternyata ada beberapa keuntungan yang bisa dimanfaatkan. Salah satunya adalah menjadikan media sebagai tempat untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Untuk lebih jelasnya simak berbagai profesi millenial yang berkaitan dengan media sosial. Penjelasannya ada di bawah ini:

1.      Sosial media strategi

Dengan tingginya penggunaan media sosial di kalangan masyarakat tentu hal ini membuat para pebisnis dan perusahaan memanfaatkannya sebagai media pemasaran. Berbagai perusahaan dunia memang memanfaatkan media sosial untuk memperluas jaringan perusahaannya. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan media sosial spesialis yang bertugas untuk menciptakan strategi pemasaran yang tepat. Selain itu, mereka juga akan membantu anda untuk mengoptimalisasikan penggunaan media sosial sehingga proses pemasaran dan promosi dapat berjalan dengan baik dan lancar.

2.      YouTuber atau vlogger

Jika sebelumnya anda menggunakan YoutTube hanya untuk melihat musik video atau cuplikan film. Maka tahun ini sudah banyak orang-orang yang memanfaatkan YouTube sebagai tempat mencari uang.  Bahkan YouTube menjadi salah satu pekerjaan tetap dengan hasil yang memuaskan. Anda bisa menjadi seorang kreator atau Youtuber. Untuk menjadi YouTuber, anda perlu menyiapkan kamera dan mulai merancang ide-ide kreatif serta kemampuan mengedit video yang baik pula.

3.      Selebgram

Jika anda memiliki pengikut di Instagram mencapai ribuan bahkan sudah terverifikasi maka salah satu pekerjaan yang cukup menjanjikan adalah selebgram. Pekerjaan ini sangatlah pepoler di kalangan anak muda, akan tetapi menjadi seorang selebgram tentu bukan hal yang mudah. Bukan hanya jumlah follower saja yang dibutuhkan, anda juga harus memiliki tampilan feed yang menarik. Selain itu, pengikut anda harus murni bukan hasil beli atau dalam kata lain follower palsu.

4.      Blogger profesional

Jika anda gemar dengan kegiatan tulis-menulis maka profesi yang cocok untuk era digital seperti adalah blogger. Untuk menjadi seorang blogger profesional, anda harus mengumpilkan berbagai modal, mulai dari blog yang sudah mencapai top level domain serta tema yang menarik untuk halaman blog anda. Ada beberapa tema yang bisa diangkat seperti kuliner, fashion, beauty, teknologi, parenting, travelling, dan lain sebagainya. Tentu saja semua itu harus didukung oleh ketelatenan anda mengelola blog sampai menghasilkan banyak keuntungan.

5.      Social media traveller

Pekerjaan ini sangat disukai dan kekinian, jika anda memiliki hobi jalan-jalan dan mengunjungi tempat wisata unik, maka menjadi social media traveller bisa menjadi solusi. Meskipun terlihat santai dan menyenangkan akan tetapi, pekerjaan ini membutuhkan modal yang cukup besar. Seperti alat untuk merekam momen, biaya untuk berpelancong, serta kemampuan berkomunikasi yang baik. Umumnya seorang social media traveller akan diajak kerja sama dengan beberapa pihak seperti, biro travelling, hotel, hingga maskapai perjalanan.

6.      Content writer

Selain blogger pekerjaan lain yang bisa anda geluti adalah content writer. Pekerjaan ini menuntut anda untuk memiliki banyak ide kreatif dan segar agar tema dan konten yang mereka tangani benar-benar terwakili. Sebaiknya, sebelum menulis para content writer akan melakukan riset terlebih dahulu tentang tren apa yang sedang hangat di media sosial.

Membuat Content Plan Untuk Bisnis

Membuat Content Plan Untuk Bisnis

Perencaan konten atau yang lebih dikenal dengan content plan merupakan salah satu hal penting yang perlu anda miliki saat menyusun strategi konten pemasaran. Tujuan dari membuat konten plan ini adalah untuk memastikan kualitas konten yang anda buat sesuai dengan standar dan mencapai target audiens yang tepat.

Membuat Content Plan Untuk Bisnis

Meskipun demikian, terkadang beberapa orang masih mengalami kesulitan saat membuat perencaan konten. Bahkan beberapa orang menganggap jika membuat content plan bukan hal penting. Sehingga perkembangan content marketing mereka cenderung tidak membawa kemajuan, entah itu secara traffic ataupun bisnis. Dengan content plan anda akan lebih terbantu untuk mengevaluasi strategi marketing yang telah diterapkan. Tanpa basa-basi lagi berikut ini ada beberapa tips membuat content plan yang menarik, simak penjelasannya berikut ini:

1.      Indentifikasi tujuan dan budget anda

Hal yang harus anda ketahui pertama kali adalah tujuan dari pembuatan konten tersebut. Sebenarnya ada berbagai macam tujuan dari pembuatan konten, dan hal itu akan berpengaruh terhadap isi atau pesan yang disampaikan. Misalnya, konten yang anda buat bertujuan untuk membangun brand awareness. Hal itu tentu akan berbeda saat anda ingin membuat konten yang bertujuan untuk meningkatkan audience engagement. Selain menentukan tujuan, hal lain yang perlu anda perhatikan lagi adalah budget. Untuk mencapai tujuan anda, pastikan anda telah menyiapkan anggaran khusus.

2.      Tentukan struktur konten yang akan dibuat

Berdasarkan jenisnya konten terbagi menjadi 3 yakni teks, audio, dan visual. Masing-masing format memiliki turunannya. Contoh, pada konten teks memiliki turunan seperti artikel, list-ticle, story, news, dan lain sebagainya. List-ticle adalah konten tulisan yang paling banyak diminati oleh para audiens. Hal ini karena, list-ticle memiliki struktur tulisan berupa lead, paragraf pembuka, list isi, dan penutup. Sehingga hal ini memudahkan pembaca untuk mencari informasi.

3.      Buat guideline & Editorial note

Guideline dan editorial note merupakan paduan serta pedoman standar pembuatan konten. Umumnya guideline serta editorial note akan disesuaikan dengan format konten yang ditampilkan di blog anda. Contohnya, guideline tentang resolsi foto yang akan diunggah di akun anda. Maka resolusi foto yang terlalu besar justru membuat proses upload menjadi lama.

4.      Jelaskan peran dan alur kerja

Jika anda berhasil melakukan cara yang kedua, maka selanjutnya fokus pada penyusunan workflow. Mulai dari penjaringan ide konten hingga proses publikasi dan evaluasi nanti. Saat anda menyusun workflow, maka anda harus memperkirakan mana manpower serta skill apa saja yang dibutuhkan di dalamnya. Alur dan peran kerja turut menentukan keberhasilan content plan anda.

5.      Timeline

Timeline merupakan jadwal dari setiap proses kerja yang telah anda susun sebelumnya pada workflow. Timeline ini harus anda buat sesuai dengan kapabilitas anggota tim anda. Jika tidak, maka proses kerja akan berantakan secara berantai. Contohnya, pengumpulan artikel menjadi terlambat dari jadwal sehingga proses editor pun ikut molor. Sehingga proses publikasi konten pun ikut tertunda. Itu baru satu projek saja, namun bagaimana jika anda memiliki banyak projek dan harus dikerjakan dalam waktu yang bersamaan.

6.      Susun kalender kerja dan perencanaan konten anda

Langkah selanjutnya adalah susun kalender kerja, sesuaikan kalender tersebut untuk membuat content plan sheet. Anda bisa membuat kalender dalam jangka waktu harian, mingguan, atau bulanan. Namun akan lebih baik, anda juga melihat hari perayaan nasional dan internasional. Hari perayaan tersebut dapat digunakan sebagai patokan tema konten yang akan anda buat. Setelah content plan anda terealisasikan maka jangan lupa melakukan evaluasi.

Meningkatkan Engagement Audiens Anda Di Instagram

Meningkatkan Engagement Audiens Anda Di Instagram

Instagram saat ini telah menarik perhatian masyarakat dunia, baik itu masyarakat umum ataupun para pebisnis. Tren ini dapat dikatakan relatif baru, seiring dengan pengguna instagram yang semakin banyak. Media sosial saat ini setidaknya memiliki lebih dari 600 juta pengguna aktif. Sehingga instagram menjadi salah satu platform dengan tingkat keterlibatan yang tinggi dibanding platform media sosial yang lain.

Meningkatkan Engagement Audiens Anda Di Instagram

Melihat pengguna instagram yang semakin meningkat dan beragam menjadi salah satu peluang bagi para pebisnis untuk membuka usaha. Sebenarnya sudah banyak pebisnis yang melakukan promosi melalui media sosial khususnya instagram. Namun melakukan promosi di Instagram tentu bukan hal yang mudah. Ada beberapa cara yang perlu anda lakukan agar menarik perhatian para pengguna instagram. Untuk itu, berikut ini ada beberapa tips meningkatkan angagement audiens di instagram, antara lain:

1.      Gunakan warna yang kuat dan solid

Hal pertama yang anda lakukan adalah melakukan hal yang tidak orang lain lakukan. Umumnya kompetitor anda mungkin anya melakukan hal yang telah dilakukan oleh kebanyakan, dan berharap hasil yang diperoleh sama baiknya. Pada kondisi ini, sebaiknya anda menampilkan sesuatu yang unik dan berbeda dari kebanyakan orang. Sehingga dengan tampilan yang berbeda anda bisa memperoleh perhatian audiens dalam sekejap.

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Curalate, gambar dengna warna biru sebagai dominasi cenderung lebih disukai dibanding warna lainnya. Namun, gambar yang didominasi satu warna hampir mengungguli dibandingkan gampa tanpa ada warna yang mendomasi.

2.      Gunakan kalimat ajakan agar audiens segera bertindak

Saat anda melakukan promosi sebuah produk, maka tambahkan kalimat ajakan bertindak yang kuat kepada audiens. Ajakan tersebut bisa berupa, mendaftarkan diri, membeli produk, atau mengikuti akun akan dan ajakan lainnya. Instagram beroperasi dengan prinsip yang serupa, jika anda tidak mengajak para audiens, maka kemungkinan kecil mereka tidak akan melakukan apapun. Usahakan kalimat ajakan yang anda tulis sesuai dengan kondisi. Misalnya “Anda bisa mengikuti kami untuk informasi lebih lanjut.”

3.      Dorong para audiens untuk berdiskusi

Ajakan lain yang bisa anda gunakan adalah mengajak atau mendorong para audiens untuk terlibat dalam sebuah diskusi. Anda dapat menulis pendapat yang kuat dan mengundang sudut pandang kontras dari para audiens. Atau anda juga bisa mengajukan pertanyaan dan audiens akan menjawab dan menyampaikan pendapat mereka tentang topik tertentu. Mendorong audiens untuk berdiskusi bertujuan untuk membuat mereka berbicara satu sama lain. setelah muncul dua atau 3 pendapat anda bisa memulai diskusi. Namun hati-hati saat menyampaikan pendapat, jangan sampai pendapat tersebut terkesan kontroversial.

4.      Pilihlah hashtag (#) yang tepat untuk konten anda

Bila memilih hashtag yang benar, maka konten yang anda bagikan akan tersebar luas dan tepat sasaran. Hashtag merupakan saluran yang kuat untuk mencapai visibilitas yang lebih baik. selain itu, penggunaan hashtag juga membantu orang-orang menemukan gambar yang sesuai dengan tema tertentu. Sehingga hashtag sering digunakan mengkategorikan seluruh konten di instagram. Namun anda harus berhati-hati, jangan sampai menggunakan hashtag yang terlalu banyak. Jika anda menggunakan hashtag yang terlalu banyak atau hashtag yang dipilih kurang tepat, maka anda bisa kehilangan para pengikut, dibanding mendorong mereka untuk berinteraksi.

Itulah sedikit tips yang bisa diberikan untuk meningkatkan engagement di instagram bisnis anda. selain keempat poin di atas, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan seperti penggunaan instagram story, waktu yang tepat untuk mengunggah konten, dan melakukan promosi silang.

Pentingnya Menjaga Sopan Santun Di Media Sosial

Pentingnya Menjaga Sopan Santun Di Media Sosial

Saat ini penggunaan media sosial telah menjadi kebiasaan, hampir sebagian besar orang di dunia aktif di media sosial. Meskipun banyak manfaat yang diperoleh dari media sosial, ternyata pemakaian yang kurang bijak membuat pengguna media sosial mengalami hal buruk. Banyak orang yang menyalahgunakan media sosial untuk kepentingan pribadi.

Pentingnya Menjaga Sopan Santun Di Media Sosial

Saat ini banyak orang yang membuat konten provokasi dengan tujuan menakut-nakuti siapa saja. Hal itu tentu tidak baik dan meresahkan pengguna media sosial yang lain. Menggunakan media sosial memang ada etikanya, meskipun kita diberi kebebasan untuk berekspresi dan menyatakan pendapat. Namun, menjaga etika dan sopan santun saat bersosial media tentu hal yang wajib dilakukan. Anda harus tahu ada undang-undang yang dibuat pemerintah untuk menangani masalah-masalah yang berkaitan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi termasuk media sosial.

Pentingnya menjaga sopan satu di media sosial

Seiring berjalannya waktu, kemajuan teknologi semakin berkembang. Saat ini hampir semua orang mendapatkan akses internet sehingga hal ini semakin mempermudah orang-orang untuk menjalin komunikasi. Meskipun demikian kita tetap harus menjaga etika baik dalam dunia nyata maupun dunia maya. Saat ini banyak kasus pertengkaran, penipuan, perundingan, kriminal, kekerasan, dan kejahatan lainnya di media sosial. Untuk itu kita harus berhati-hati, berikut ini ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan untuk menjaga etika dan sopan santun di media sosial, antara lain:

1.      Etika saat berkomunikasi

Banyak orang yang lupa bagaimana etika berkomunikasi saat menggunakan media sosial. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya kata-kata kasar yang ada di kolom komentar seseorang, atau pada percakapan lainnya. Entah itu disengaja ataupun tidak. Untuk itu, lebih baik jika anda menggunakan bahasa yang sopan dan layak saat berkomunikasi dengan orang lain di media sosial. Biasakan menggunakan bahasa yang tepat dengan siapapun anda berinteraksi.

2.      Hindari menyebarkan konten yang bersifat SARA, Pornografi, dan kekerasan

Menyebarkan informasi yang menarik namun cobalah cek kembali informasi yang akan dibagikan, apakah mengandung unsur SARA atau pornografi? Jangan menyebarkan konten yang justru memicu konflik antar sesama. Hindari pula menyebarkan foto kekerasan baik itu korban kekerasa, kecelakaan lalu lintas, atau foto kekerasan bentuk lainnya. Jangan menambah kesedihan kepada korban dan keluarganya kekerasan karena anda mengunggah foto korban  di media sosial. Apalagi jika tanpa izin dari pihak mereka.

3.      Cek kembali tentang kebenaran sebuah informasi

Saat ini berita HOAX sangatlah mudah ditemui bahkan berita HOAX tersebar luar di media sosial. Berita palsu tersebut sengaja disebarkan oleh oknum tertentu dengan tujuan untuk menjatuhkan lawannya. Untuk itu, sebagai pengguna media sosial yang baik cobalah untuk mengecek kembali sebuah informasi. Pastikan kebenaran dari berita tersebut, akan lebih baik anda mengecek kembali informasi sebelum menyebarkannya ke orang lain.

4.      Hargai setiap karya orang lain

Saat anda menyebarkan sebuah konten entah itu foto, tulisan ataupun video milik orang lain. Maka sebaiknya anda mencantumkan sumbernya, hal ini merupakan cara untuk menghargai atas hasil karya mereka. Jangan membiasakan diri untuk menyalin begitu saja (copy-paste) tanpa menyantumkan sumber informasi.

5.      Jangan mengumbar informasi pribadi

Ingat, setiap apapun yang anda bagikan ke media sosial itu artinya akan dimiliki bersama dan dapat diakses oleh pengguna media sosial yang lain. Untuk itu anda harus bijak dalam menyebarkan informasi tentang kehidupan pribadi. Jangan terlalu sering mengumbar informasi pribadi anda ke media sosial. Pilih lagi informasi mana yang pantas dikonsumsi publik dan mana yang dikonsumsi sendiri.

Etika Bersosial Media Untuk Para Pebisnis

Etika Bersosial Media Untuk Para Pebisnis

Adanya akses internet saat ini tentu memudahkan kita untuk mencari berbagai informasi dan berkomunikasi dengan banyak orang. Perkembangan teknologi juga bisa dilihat dari munculnya platform media sosial yang dilengkapi dengan berbagai fitur. Hal ini tentu memberikan keuntungan bagi masyarakat baik untuk bisnis atau kepentingan pribadi.

Etika Bersosial Media Untuk Para Pebisnis

Banyak orang yang mengekspresikan diri mereka di media sosial, hal ini tentu menjadi kesempatan yang menjanjikan bagi para pebisnis. Banyaknya pengguna media sosial menjadi pasar yang menjanjikan, sehingga banyak bisnis yang kini terjun di media sosial. keuntungan yang mereka peroleh bukan hanya pasar yang luas saja namun juga meningkatkan eksposur secara online, memberikan pelayanan yang prima, berinteraksi langsung dengan para konsumen, dan meningkatkan brand awareness.

Namun, dibalik keuntungan itu ternyata media sosial juga bisa menjatuhkan reputasi bisnis anda. untuk itu penting bagi anda memahami etika bersosial media untuk mencegah terjadinya kerugian. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan di bawah ini:

1.      Pahami audiens anda

Saat akan terjun ke media sosial, pastikan anda mengetahui siapa audie anda. Media sosial merupakan ruang percakapan dua arah. Untuk itu, sebagai pebisnis anda harus menjadi patner diskusi bagi audiens yang baik. Jangan ragu untuk melakukan penelitian untuk memahami mereka. Bukan hanya itu, anda juga perlu mengetahui kapan waktu yang tepat menggunggah konten. Gunakan ukuran gambar yang tepat, dan susun kalimat yang baik dan benar sehingga tidak membahayakan reputasi bisnis anda. Ada baiknya anda mendengarkan terlebih dahulu sebelum memulai pembicaraan di media sosial.

2.      Be human

Berinteraksi yang luwes dengan para audiens adalah hal yang penting. Pastikan anda menggunakan human touch dalam menyampaikan pesan, menanggapi pertanyaan, atau membalas pesan audiens saat bersosial media. Jika anda ingin menggunakan chat bot atau jawaban otomatis untuk membalas pesan yang masuk, maka usahakan anda mengatur percakapan tersebut seolah-olah anda sendiri yang membalas, bukan robot. Untuk itu anda harus pandai-pandai mengatur setiap jawaban dari pesan yang masuk, apalagi pesan itu dari para pelanggan. Jangan lupa untuk mengunggah konten yang bervariasi namun tetap pada jalurnya untuk mendukung strategi pemasaran digital anda.

3.      Responsif

Saat anda menggunakan media sosial, maka hal itu berarti jika anda telah membuka kanal komunikasi langsung dan terbuka antara bisnis dan audiens. Untuk itu, hal yang tak kalah penting saat berbisnis di media sosial adalah menanggapi para audiens. Anda harus memberikan respon yang cepat untuk hal-hal seperti menjawab pertanyaan, membalas komentar, testimonis, dan ulasan baik itu positif ataupun negatif. Memberikan tanggapan yang baik pada komentar buruk terkait brand anda di waktu yang tepat, dapat mengubah haters menjadi brand advocate.

4.      Pisahkan akun pribadi dan profesional

Perlu kehati-hatian saat menggunakan media sosial, apalagi jika anda juga memiliki akun pribadi. Hal ini berarti anda tak bisa mencampurkan urusan bisnis dengan kehidupan pribadi. Sebelum anda mengunggah konten maka sebaiknya anda pastikan terlebih dahulu apakah pesan tersebut benar. Jangan lupa untuk memperhatikan kepenulisannya. Lebih baik menghabiskan waktu lebih lama untuk memastikan konten tersebut benar atau tidak, dibanding harus kerepotan menutupi kesalahan pada konten.

Anda perlu tahu saat mengunggah konten di Instagrm, maka instagram akan langsung bekerja, memaparkannya di halaman beranda para pengikut sehingga akan terjadi engagement seperti like, comment, save dan share. Hal tersebut yang kemudian menjadi semacam peringkat untuk menentukan kualitas konten anda berdasarkan algoritma instagram.

 

 

Mengenal Profesi Sosial Media Spesialis

Mengenal Profesi Sosial Media Spesialis

Sosial media kini menjadi kebutuhan pokok yang tak bisa lepas dari kehidupan orang-orang. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di platform tersebut. Misalnya saja, berkomunikasi dengan teman yang jauh, membangun komunitas, berjualan online, mendapatkan informasi dan masih banyak lagi. Seiring aktivitas di media sosial yang semakin meningkat, saat ini semakin banyak pula orang yang bekerja di bidang sosial media ini.

Sebut saja penyedia jasa desain feed dan story Instagram, admin, Influencer Social Media Manager hingga sosial media spesialis. Sosial media spesialis merupakan pekerjaan yang banyak digeluti oleh kalangan milenial.

Mengenal Profesi Sosial Media Spesialis

Mengenal profesi sosial media spesialis

Jika membahas tentang sosial media memang tak ada habisnya, selain bermanfaat untuk menambah jaringan dan menjalin komunikasi secara luas serta media promosi. Sosial media kini memunculkan profesi baru yang digeluti oleh kalangan milenial. Sebut saja Admin sosial media, Social media manager, social media officer dan lain-lain. Semua itu hanya sebagian kecil dari dampak baik dari perkembangan teknologi.

Apalagi saat ini kekuatan sosial media sangatlah besar sehingga banyak profesi-profesi tersebut yang dibutuhkan perusahaan. Banyak orang yang mengira jika sosial media spesialis merupakan pekerjaan yang mudah, dan bisa dilakukan siapa saja asal sering beraktivitas di media sosial. Padahal profesi tersebut tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Sebenarnya, bagi mereka yang berprofesi sosial media spesialis memiliki tanggung jawab dan memegang kendali atas semua isi jejaring sosial dari suatu perusahaan. Akan tetapi, pekerjaan ini bukan hanya sekadar mengunggah konten atau menulis beberapa baris caption saja.

Setiap keputusan yang diambil oleh seorang sosial media spesialis tentu sudah diperhitungkan secara strategis. Mulai dari penempatan konten yang berbeda untuk media yang berbeda, pemilihan kata kunci yang tepat, sampai perencanaan kapan waktu yang tepat mengunggah konten. Hal itu harus dipertimbangkan agar menjamin konten yang diunggah dapat menjangkau para audiens, serta berdampak baik bagi perusahaan.

Bukan hanya perusahaan saja, ternyata profesi ini juga dibutuhkan untuk perseorangan. Umumnya para tokoh publik dari kalangan selebriti, politisi, influencer dan lain sebagainya membutuhkan jasa seorang sosial media spesialis untuk mengoptimalkan akun mereka. Bagi mereka, citra dan popularitas dianggap sebagai salah satu parameter kesuksesan. Sekarang ini keberadaan media sosial menjadi medium baru untuk memperoleh popularitas. Sehingga profesi social media spesialis sangat dibutuhkan untuk memposisikan serta memanipulasi citra seseorang di dunia maya.

Hal dasar yang harus ditekuni untuk menjadi sosial media spesialis

Meskipun demikian setiap orang yang memiliki akun media sosial belum tentu bisa menjadi sosial media spesialis. Idealnya, mereka harus memiliki minat yang tinggi terhadap perkembangan dunia digital dan aktif di berbagai jejaring sosial. Seorang sosial media spesialis yang berkompeten umumnya memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, mereka sangat sensitif dengan perkembangan tren serta topik terbaru, selain itu mereka juga pribadi yang kreatif.

Mereka umumnya sangat paham dengan trik-trik dasar marketing dan memiliki pengetahuan mendalam tentang seseorang atau perusahaan. Terkadang, seorang sosial media spesialis berperan sebagai humas untuk klien yang diwakili. Setiap keluhan yang disampaikan para audiens ke situs sosial media mereka atau munculnya berita miring yang beredar, dapat mereka atasi dengan cepat.

Untuk tanggung jawabnya sehari-hari sangatlah beragam. Seperti mengkuari konten dan menciptakan event tertentu. Semua harus disesuaikan dengan kebutuhan klie, selain itu ada beberapa kewajiban dasar yang perlu dipenuhi antara lain:

  1. Menganalisa serta mengevaluasi reaksi audiens di media sosial
  2. Melakukan interaksi dengan para konsumen atau audiens
  3. Menciptakan dan memperkuat brand perusahaan atau personal
  4. Memelihara kepercayaan dan kredibilitas

Kunci Membangun Karir Dengan Personal Branding Di Media Sosial

Kunci Membangun Karir Dengan Personal Branding Di Media Sosial

Istilah personal branding kini sudah tidak asing di telinga anda. Personal branding merupakan sebuah cara atau proses memasarkan diri kepada khalayak umum. Meskipun demikian, ternyata beberapa orang masih belum memahami betapa pentingnya personal branding di era digital seperti ini. Anda mungkin belum mengerti, jika memiliki ‘brand’ untuk diri sendiri ternyata memberikan banyak manfaat terutama pada kehidupan karir anda.

Kunci Membangun Karir Dengan Personal Branding Di Media Sosial

Kenapa demikian? Alasannya, saat ini banyak perusahaan, institusi pendidikan, dan institusi lainnya yang melihat aktivitas seseorang di media sosial sebagai bahan pertimbangan untuk merekrut anggota baru. Selain itu, dengan membangun personal branding anda bisa saja mendapatkan endorsement.

Untuk itu penting bagi kalangan milenial sekarang membangun personal brandingnya. Namun beberapa orang masih kebingungan bagaimana membangun personal branding mereka? Bahkan beberapa masih sembarangan dalam mengunggah foto dan videonya. Namun anda tak perlu khawatir berikut ini adalah kunci membangun karir dengan personal branding di media sosial, antara lain:

1.      Coba pikirkan anda ingin dikenal orang-orang seperti apa?

Seperti saat membuat produk atau bisnis, membangun personal branding juga harus mempertimbangkan kira-kira citra seperti apa yang anda tunjukan pada orang-orang. Anda perlu memahami potensi atau kemampuan mana yang ingin dipamerkan di dunia maya nanti. Contohnya, anda memiliki kemampuan berdandan  daningin dikenal sebagai penata rias profesional atau dikenal sebagai fotografer handal hal itu didukung dengan peratan yang dimiliki.

Dengan mengetahui potensi apa yang anda miliki. Maka lebih mudah membuat konten yang akan membangun personal branding anda. Sehingga secara perlahan Personal Branding anda akan terbentuk.

2.      Lakukan branding atas nama anda sendiri

Memilih nama untuk akun media sosial terkadang susah-susah gampang. Anda tentu ingin nama yang keren dan mudah diingat. Sebenarnya untuk mengatasi hal tersebut anda bisa menggunakan nama sendiri. Jika nama anda sudah dikenal orang-orang, maka personal branding anda berhasil dibangun. Barulah kemudian anda harus pikirkan bagaimana menjaga dan mengembangkan personal branding tersebut.

3.      Utamakan passion dan hobi yang dimiliki

Apa anda masih mengalami kesulitan untuk memulai personal branding di media sosial? Jika anda masih ragu dengan profesi atau kemampuan yang ingin dipamerkan pada orang-orang. Maka anda bisa menunjukkan hal lain yang ada pada diri anda, misalnya passion dan hobi yang digeluti.

Kita tak pernah tahu, jika hobi yang anda geluti ternyata bisa memperoleh hasil yang besar bukan? Mengutamakan konten media sosial yang berisikan tentang passion dan hobi anda, maka anda bisa membangun peronal branding dengan lebih mudah, dan menyenangkan tanpa perlu pusing-pusing atau terbebani. Anda bisa menjadi diri sendiri tanpa menunjukkan citra diri palsu di media sosial.

4.      Ingat, tetap jadi diri sendiri

Hal ini mungkin terdengar cukup sulit bagi sebagian orang. Di satu sisi anda harus membangun personal branding yang telah direncanakan sebelumnya, namun di sisi lain anda tidak boleh kehilangan siapa jati diri anda sebenarnya. Jika tidak sesuai dengan diri sendiri, maka personal branding yang dibangun akan terasa berat dan palsu. Sehingga, cepat atau lambat, orang-orang akan berhenti mengikuti diri anda setelah mereka tahu siapa anda sebenarnya.

Untuk itu, usahakan tampilkan sisi positif yang anda miliki tanpa ada perasaan terpaksa. Ekpresikan pikiran dan cara pandang anda terhadap sesuatu sesuai dengan diri sendiri. Ingat, anda harus tetap fokus pada kemampuan yang ingin ditonjolkan.

Kapan Anak Bisa Memiliki Akun Media Sosial Sendiri?

Kapan Anak Bisa Memiliki Akun Media Sosial Sendiri?

Sosial media memang salah satu kebutuhan pokok manusia modern saat ini. Hal ini bukan hanya untuk eksis dan mengikuti tren saja. Banyak manfaat yang diperoleh dari media sosial, mulai dari membangun personal branding, media komunikasi, ruang untuk berdebat atau berdiskusi, membangun komunitas, dan sarana pemasaran.

Namun banyaknya orang yang mengakses media sosial membuat banyak orang bertanya, batas usia berapa seseorang boleh menggunakan sosial media? Hal ini tentu menjadi PR besar bagi para orangtua saat anak mereka menginjak usia remaja. Meskipun banyak manfaat yang diperoleh, namun jika tidak digunakan secara bijak sosial media bisa berdampak buruk terutama bagi anak-anaknya. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan kapan anak bisa memiliki akun media sosial sendiri? di bawah ini.

Kapan Anak Bisa Memiliki Akun Media Sosial Sendiri?

Apakah anak sudah siap atau belum?

Sebelum memberikan akses kapada anak untuk memiliki akun media sosial sendiri, anda harus paham betul apakah mereka bisa bertanggung jawab atas segala aktivitas di media sosial nanti. Terkadang banyak orangtua yang memberikan izin tanpa memperhatikan kesiapan mereka. Seorang anak yang menginjak usia remaja tentu belum memiliki pola pikir yang matang. Mungkin bagi mereka memiliki media sosial adalah hal yang keren dan apa yang mereka tulis bisa dilihat oleh banyak orang. Anak remaja harus memahami betul jika setiap tindakan yang dilakukan pasti ada risiko yang akan diterima, termasuk aktivitas di media sosial.

Mereka mungkin belum paham dengan isu Cyber bullying, berkomentar pedas untuk merendahkan orang lain. Bahkan, hal buruk yang bisa dilakukan mereka bisa mengunggah foto pribadi yang kurang patas di media sosialnya, hal ini karena dorongan para pengikut atau meniru pose idolanya.

Sebenarnya setiap sosial media memiliki batas usia untuk penggunanya

Anda harus memperhatikan jenis media sosial apa yang digunakan oleh anak. Umumnya setiap media sosial memiliki kebijakannya masing-masing dalam menentukan batasan usia penggunanya. Namun, rata-rata penggunaan secara pribadi minimal harus berusia 18 tahun. Untuk media sosial seperti Facebook dan Twitter minimal berusia 13 tahun. Meskipun demikian orangtua tetap harus mengawasi anaknya saat menggunakan media sosial. Akan lebih baik jika anda menemani mereka untuk membuat akun pribadi. Akan lebih baik jika anda menelusuri dan menggunakan jenis media sosial yang akan digunakan anak. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah cocok untuk mereka atau tidak.

Anda bisa memberlakukan aturan yang tegas

Sebenarnya media sosial tak semengerikan yang anda bayangkan, kunci dari penggunaan media sosial yang baik adalah bertanggung jawab dan bijak. Dengan media sosial seperti Instagram atau YouTube bisa membantu anak remaja dalam mengasah kreativitas mereka. Mereka dapat mencari informasi dan ide-ide konten dari kedua platform tersebut. Namun penggunaan yang tidak diperhatikan oleh orangtua atau orang dewasa terdekatnya akan menimbulkan dampak buruk. Untuk itu sebaiknya anda menerapkan beberapa aturan sebelum mereka menggunakan media sosial, seperti:

  • Setting Privat akun instagram mereka
  • Beri batas waktu menggunakan media sosial
  • Anda harus tahu siapa yang mereka ikuti dan teman-temannya di media sosial

Meskipun ada batasan usia yang diberikan oleh masing-masing jenis media sosial, namun bukan berarti anak harus memiliki media sosial saat itu. Bisa saja anak berusia 13 atau 18 tahun belum bisa bertanggung jawab atas tindakannya sendiri. Kuncinya adalah anda harus benar-benar paham dengan karakter anak, sebelum memberikan izin kepada mereka.

Membuat Caption Instagram Yang Dapat Meningkatkan Engagement

Membuat Caption Instagram Yang Dapat Meningkatkan Engagement

Saat ini instagram menjadi media sosial yang paling banyak dimiliki kalangan anak muda. Setelah diakuisisi oleh pihak Facebook, kini semakin banyak fitur menarik yang dimiliki oleh Instagram sehingga membuat siapapun yang menggunakannya betah menjelahi media sosial tersebut. Instagram bukan hanya digunakan untuk kepentingan pribadi saja namun juga kepentingan bisnis. Semakin banyaknya pengguna Instagram maka hal ini menjadi peluang untuk memperluas pasar.

Membuat Caption Instagram Yang Dapat Meningkatkan Engagement

Agar bisnis online anda bertahan di media sosial ini tentu anda harus memahami bagaimana algoritma dari Instaragm itu sendiri. Selain konten yang dibuat menarik dan konsisten, hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah caption yang tertera pada konten. Salah satu penyebab unggahan anda dilihat oleh banyak orang yakni “Engagement” atau tingkat interaksi dari konten tersebut.

Untuk meningkatkan tingkat interaksi pada foto atau video yang anda bagikan maka anda harus memperhatikan caption yang dibuat. untuk lebih jelasnya berikut ini ada beberapa tips membuat konten yang dapat meningkatkan engagement anda antara lain:

1.      Buat caption yang singkat namun menyimpan makna

Sebenarnya tidak ada yang salah jika anda membuat caption yang panjang, akan tetapi, umumnya audiens lebih menyukai caption singkat, padat dan bermakna. Tentunya makna tersebut dapat dipahami oleh para audiens. Hal ini bisa berisi informasi yang bermanfaat, atau bisa tentang motivasi atau sesuatu yang mengena di hati mereka, sehingga mereka merasa bahwa apa yang dijabarkan seperti yang dialami. Caption ini akan mengundang banyak like dan komentar.

2.      Diakhiri dengan kalimat tanya

Untuk memancing interaksi seperti komentar pada audiens, maka anda bisa menambahkan kalimat tanya pada caption. Misalnya anda mengunggah 2 produk dengan jenis yang sama namun desainnya berbeda. Selanjutnya anda bisa memberikan kalimat tanya pada caption seperti “Mana yang lebih anda sukai? Kiri atau kanan?”

Atau anda juga bisa memberi pertanyaan lain yang mengundang komentar seperti “Produk apa yang kalian butuhkan untuk merawat kulit?” dan lain-lain. Kalimat tanya tersebut akan membuat para audiens berusaha untuk menjawabnya. Anda juga jangan ragu untuk membalas komentar mereka dengan baik dan sopan.

3.      Sertakan hashtag pada caption anda

Setelah caption berhasil dibuat, maka jangan lupa untuk menyertakan hashtag (#). Pilihlah hastag yang sesuai dengan konten anda, tidak perlu terlalu banyak, karena saat ini Instagram membatasi penggunaan hashtag pada setiap konten yang diunggah.

4.      Tambahkan emoji

Emoji bisa jadi sarana yang cukup penting untuk mempermanis caption anda. Hal ini akan memberikan kesan ramah bagi audiens. Namun, anda harus menggunakan emoji yang sewajarnya, jangan terlalu banyak. Ingat fungsi emoji hanya menguatkan pesan.

5.      Cek kembali jangan sampai ada kesalahan tulisan (typo)

Setelah caption selesai dibuat maka jangan lupa membaca ulang, hal ini perlu agar dapat meminimalisir terjadinya kesalahan pada tulisan. Anda tentu tidak ada kesalahpahaman dengan para audiens bukan. Untuk itu, periksa caption dengan teliti sebelum mengunggahnya.

6.      Caption yang dibuat harus sesuai dengan video atau foto

Anda harus paham, jika caption yang ditulis merupakan pendukung dari foto atau video yang diunggah ke instagram. Jadi sebaiknya anda harus menulis caption yang sesuai dengan informasi atau pesan yang digambarkan pada video atau foto. Caption dan foto/video harus beriringan dan tak boleh berseberangan karena ini akan membuat konten anda menjadi rancu.

Hobi Jadi Profesi, Simak Pekerjaan Di Era Digital Yang Menyenangkan

Hobi Jadi Profesi, Simak Pekerjaan Di Era Digital Yang Menyenangkan

Setiap orang tentu memiliki hobinya masing-masing mulai dari menggambar, menulis, berpetualang, berdandan dan lain sebagainya. Namun dari berbagai hobi yang digeluti bukan hanya memberikan perasaan senang saja, kini banyak hobi yang berubah menjadi profesi yang menjanjikan.

Hobi Jadi Profesi, Simak Pekerjaan Di Era Digital Yang Menyenangkan

Jika dulu orang-orang harus bekerja di perusahaan besar dan menggunakan seragam tertentu. Saat ini bisnis bisa dilakukan di rumah dan lebih fleksibel. Perubahan profesi ini sebenarnya dipengaruhi oleh kebutuhan hidup yang semakin tinggi, sebut saja kendaraan bermotor, alat komunikasi dan perlatan elektronik, dan kuota internet.

Internet kini telah menjangkau banyak wilayah terutama area perkotaan. Ditambah lagi adanya media sosial membuat siapa saja bebas menyampaikan pendapat dan berekspresi. Sehingga berbagai hobi yang dimiliki dapat terekspose dan dilihat banyak orang. Karena itu saat ini hobi yang anda geluti dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Jika anda memiliki hobi yang menyenangkan seperti di bawah ini, maka anda beruntung karena hobi-hobi tersebut dapat menghasilkan pundi-pundi uang. Untuk lebih jelasnya simak berikut ini:

1.      Travel consultant

Apakah anda sering melakukan perjalanan ke tempat-tempat wisata yang menarik baik dalam negeri maupun luar negeri? Jika iya maka hobi tersebut bisa menjadi pekerjaan yang cukup menjanjikan. Anda bisa menjadi seorang travel concultant. Menjalankan bisnis travel consultant tentu sangat menyenangkan, anda bukan hanya memberikan jadwal penerbangan pada konsumen. Namun anda juga memberikan pengetahuan tentang budaya di tempat akan dikunjungi. Bukan hanya itu, anda akan menuntun mereka untuk membuat dokumen administratif seperti visa, paspor, dan lain-lain.

2.      Content Writing

Jika anda senang dengan kegiatan tulis-menulis maka pekerjaan ini sangatlah cocok, selain menjadi blogger anda juga bisa menyediakan jasa content writing. Bagi anda yang suka dengan dunia sastra, apalagi terampil dalam menyusun kalimat. Di era serba digital, jasa penulis konten ini sangat dibutuhkan oleh para pebisnis kecil, perusahaan besar hingga influencer. Bayaran yang diberikan pun tidak main-main. Ada beberapa jenis proyek yang umumnya dipegang oleh para penulis konten antara lain E-mail broadcast, unggahan di blog dan lain sebagainya.

3.      Wedding photographer

Setiap orang tentu ingin momen pernikahan mereka diabadikan, sehingga bisa dikenang selamanya. Hal ini tentu menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, bagi anda yang menyukai hobi fotografi.

Peran fotografer di acara penting entah pernikahan, ulang tahun, melahirkan anak dan lain sebagainya. Sebenarnya ada banyak macam profesi fotografer, namun yang paling banyak digeluti adalah wedding photographer. Menjadi seorang fotografer profesional tentu membutuhkan senjata, yakni kamera. Kamera tersebut akan digunakan untuk menangkan momen-momen selama sesi pernikahan. Bukan hanya menawarkan jasa fotografer selama pesta pernikahan saja namun anda bisa menawarkan sesi pemotretan untuk pre-wedding.

4.      Disk Jockey (DJ)

Siapa yang tak suka mendengarkan musik? Hampir semua orang menyukainya. Saat ini banyak tempat bahkan acara tertentu membutuhkan sentuhan musik. Untuk itu, profesi DJ atau Disk Jockey merupakan kebutuhan untuk memenuhi dunia hiburan. Menjadi seorang DJ bukan hanya memahami genre musik saja, namun juga harus pandai untuk mengemas lagu-lagu sehingga nikmat untuk didengarkan oleh banyak orang.

Beberapa orang mungkin hanya memahami jika DJ bermain dengan musik EDM saja, namun ternyata anda bisa menggunakan kreativitas dengan memainkan musik lain selain EDM. Dengan keterampilan bermusik anda, nantinya akan banyak orang yang mengundang anda untuk menghibur para penonton di suatu tempat atau acara tertentu.