Posts

Pentingnya Sosial Media Management Untuk Branding

Pentingnya Sosial Media Management Untuk Branding

Social media kini menjadi sebuah kebutuhan yang tampaknya harus dimiliki oleh masyarakat modern. Bagaimana tidak? Media sosial kini menjadi media yang multifungsi, mulai dari media kominakasi dan mendapatkan teman baru, media pemasaran, menunjukkan bakat, hingga membuat kampanye.

Pentingnya Sosial Media Management Untuk Branding

Sumber : Freepik

Saat ini hampir semua orang memiliki akun media sosial, apalagi semakin hari fitur yang ditawarkan semakin menarik dan beragam. ­Dulu, orang menggunakan media sosial sebagai alat komikasi saja, tapi saat ini kita bisa mencari berbagai informasi di media sosial seperti Tips & Trik, tutorial, bahkan hingga jasa atau produk. Memang dengan fitur yang semakin canggih kini sosial media bisa merangkap sebagai marketplace, dimana tersedia katalog yang mempermudah kita mencari barang atau layanan jasa yang sedang dibutuhkan.

Karena manfaatnya yang semakin nyata kini, banyak orang yang memanfaatkan media sosial baik itu Facebook, Instagram, Twitter, bahkan TikTok untuk mempromosikan barang atau jasa kepada calon konsumen. Bukan hanya media untuk promosi saja, media sosial juga sangat cocok untuk membangun brand awareness usaha kita. Baik industri besar maupun kecil, kini telah sadar dengan pentingnya membangun brand.

Akan tetapi, terkadang masih ada beberapa orang yang kurang memahami membangun brand awareness untuk usahanya. Untuk itu simak alasan penting dan cara membangun branding berikut ini.

Alasan kenapa membangun brand itu penting dalam usaha

1.      Saat ini pengguna media sosial semakin besar

Saat ini sudah lebih dari 1 miliyar orang di seluruh dunia menggunakan Facebook dan Twitter, ditambah dengan pengguna Instagram yang mencapai 69,2 juta dan pengguna TikTok 30,7 juta khusus di Indonesia saja. Dari jumlah tersebut pengguna media sosial sudah terbagi lagi berdasarkan gender, usia, bahkan status sosialnya. Sehingga bisa jadi target konsumen kita saat ini telah menggunakan media sosial dalam kesehariannya.

2.      Semua orang menyukai branding

Sekarang ini orang-orang lebih suka membeli produk dengan merk yang telah populer. Bukan hanya itu saja, orang-orang kini lebih memilih membeli produk yang telah memiliki akun media sosial dibanding, produk yang belum memiki media sosial. Tentu hal ini bisa menjadi peluang bagi anda, dengan memiliki akun yang telah di-branidng produk yang anda jual akan tampak lebih meyakinkan calon konsumen.

3.      Lebih mudah mempengaruhi orang lain untuk menggunakan produk/jasa yang kita tawarkan

Istilah “mulut ke mulut” ternyata masih cocok untuk pemasaran online saat ini. Karena konsumen puas dengan produk dan pelayanan kita bisa jadi mereka akan merekomendasikannya ke lingkungan orang terdekat. Nah, fungsi branding disini adalah untuk meyakinkan calon konsumen jika produk/jasa yang kita miliki berkualitas baik.

Lalu bagaimana membangun branding untuk usaha?

Membangun brand awareness khususnya untuk usaha kita, tentu gampang-gampang susah. Ada beberapa strategi yang harus dipahami terlebih dahulu agar brand yang dibangun dapat diterima dan tepat sasaran. Branding yang sukses ditandai dengan logo, slogan, hingga produk yang telah melekat dengan bisnis kita dan dikenal dengan sangat baik oleh konsumen. Untuk mencapai itu adapun hal yang perlu dilakukan antara lain:

Memilih media sosial yang tepat

Seperti yang disebutkan sebelumnya ada banyak media sosial yang bisa kita gunakan. Akan tetapi, untuk membangun brand awareness tentu kita harus cerdas dalam memilih media sosial mana yang akan digunakan. Untuk itu, kita harus jeli saat akan membuat akun media sosial khusus bisnis. Lihat lagi karakteristik media sosial yang akan dipilih, serta amati informasi demografi penggunanya, agar brand yang dibangun tidak salah sasaran.

Menggunakan konten visual yang menarik dan eyecacthing

Saat ini pengguna aktif media sosial sangat senang mengonsumsi konten visual dibanding konten tulisan. Meskipun konten tulisan juga berpengaruh dalam membangun brand, akan tetapi gambar visual yang menarik cenderung lebih cepat menarik perhatian para konsumen. Untuk itu, ada baiknya kita membuat konten visual yang menarik, sebagai salah satu cara untuk mendapatkan perhatian dari calon konsumen. Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti pemilihan pallete warna, logo, hingga template. Kombinasi ketiga hal itu akan membuat sebuah konten yang unik dan tidak monoton.

Selalu menyampaikan pesan dan informasi yang benar

Saat ini pengguna internet di Indonesia semakin cerdas. Berbagai informasi dari banyak media sosial membuat mereka menjadi lebih bijak dalam menentukan produk/jasa mana yang akan digunakan. Tentu mereka akan lebih memilih produk/jasa yang memberikan solusi atas masalahnya bukan hanya sekadar berjualan saja. Banyaknya penipuan berkedok jualan membuat mereka menjadi lebih berhati-hati. Untuk itu, pesan atau informasi apapun yang anda berikan di media sosial pastikan itu semua benar. Karena jika yang anda sampaikan tidak sesuai kenyataanya bisa jadi brand awareness yang dibangun akan turun, dan akan lebih sulit lagi mendapatkan kepercayaan dari konsumen.

Bagaimana setelah mendapatkan informasi di atas tentu muncul keinginan untuk membangun brand awareness pada produk yang anda miliki saat ini. Tapi untuk membangun itu tentu butuh konsistensi dan strategi yang tepat bukan? Agar menyelesaikan masalah tersebut 57creative kini memiliki layanan Social Media Maintenance yang dapat membantu anda dalam memperluas pasar dan membangun brand awareness. Dengan harga yang mulai dari 750.000an sangat cocok untuk UMKM yang tengah membangun bisnisnya. Untuk konsultasi bisa hubungi kami melalui 57creative.id atau SMS/Call/WA +62 812-2575-5277

Pengaruh Social Media Management Pada Peningkatan Omset

Pengaruh Social Media Management Pada Peningkatan Omset

Saat ini zaman telah berubah, ada banyak perubahan yang telah dialami mulai dari kebiasaan sehari-hari, pelayanan umum, proses transaksi, dan pemasaran. Perubahan ini tentu disebabkan oleh kemajuan teknologi yang semakin terkini. Tentu sebagai masyarakat modern kita perlu mengikuti dan mampu beradaptasi dengan kondisi sekarang ini.

Apalagi jika sebagian dari anda merupakan seorang pelaku bisnis, mengikuti trend yang ada tentu sebuah keharusan. Karena jika anda menyankal hal ini, bisa jadi bisnis anda justru akan gulung tikat. Seperti yang kita lihat saat ini, ada banyak industri kecil dan besar yang mulai go Online. Mereka memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial untuk memasarkan produk atau jasanya.

Pengaruh Social Media Management Pada Peningkatan Omset

Sumber : Freepik

Ditambah lagi, ada banyak platform dan media sosial yang bisa dijajaki sebagai media pemasaran. Misalnya saja Facebook, Twitter, Pinterest, Instagram, dan TikTok. Semua media sosial tersebut tentu memiliki karakteristik yang berbeda, karakter ini tentu harus disesuaikan dengan produk atau jasa yang anda tawarkan.

Manfaat jika mengelola media sosial yang baik untuk bisnis

Selain menjadi media pemasaran, adapun manfaat lain yang bisa diperoleh dari media sosial bisnis antara lain:

  • Mengenal lebih dekat dengan calon konsumen melalui demografi yang digambarkan
  • Membangun brand awareness
  • Berinteraksi secara langsung dengan pelanggang atau menjadi salah satu media customer service
  • Lebih mudah melaksanakan kampanye atau launching produk baru
  • Mengubah konsumen menjadi pelanggan setia
  • Meningkatkan penjualan karena pengguna media sosial yang luas dan beragam, sehingga kita tak perlu khawatir dengan persaingan yang ketat

Namun untuk mendapatkan semua manfaat tersebut tentu diperlukan management social media yang baik. Sayangnya tak semua pelaku usaha bisa memahami hal itu. Sehingga banyak dari mereka yang gagal dan belum mendapatkan omset yang optimal dari media sosial yang digunakan.

Bagaimana mengelola media sosial agar dapat meningkatkan omset?

Tentu ada beberapa langkah yang harus dilakukan dari awal sampai akhir. Adapun langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Bentuk tim pengelola

Memiliki tim yang khusus untuk mengelolah/memanajemen media sosila yang dimiliki adalah salah satu strategi yang mudah dan efektif. Tim tersebut bertugas untuk mengunggah, membalas komentar, dan kegiatan lainnya yang berkaitan dengan media sosial sebagai bentuk pemasaran. Tim pengelola media sosial ini sangat penting karena perlu konsistensi dalam mengelola media sosial sebuah bisnis.

Untuk itu, cukup sulit jika mengelola media sosial hanya dengan 1 orang saja. Akan lebih ringan jika ada beberapa orang yang bertugas khusus mengelola media sosial yang anda miliki untuk kepentingan bisnis. Ingat, idelanya sebuah bisnis online harus responsif kapan pun itu.

  1. Buatlah komitmen

Mengelola media sosial tentu menjadi tantangan baru bagi kita, karena agar mencapai tujuan tertentu ada waktu, tenaga, bahkan uang yang harus dikeluarkan. Untuk itu, pastikan tim tersebut harus memprioritas pekerjaan yang dijalaninya. Ingatlah, komitmen adalah sebuah pengingat yang harus dimiliki oleh setiap anggota tim, akan mereka merasa bertanggung jawab atas media sosial yang dipegang.

  1. Tentukan tujuannya

Kita perlu memiliki tujuan sebelum menjalankan sebuah strategi. Saat anda sudah memiliki tim pengelola yang berkompeten, maka tahap selanjutnya adalah tentukan tujuan yang ingin dikejar. Tujuan ini bisa berupa nominal seperti jumlah follower atau hal lain. Dengan adanya tujuan tentu strategi yang akan dijalankan akan lebih jelas, dan pencapaian/progres yang didapat lebih terukur. Sehingga akan lebih mudah bagi anda untuk melakukan evaluasi secara rutin, guna meningkatkan produktivitas tim dan menciptakan tujuan baru.

  1. Buat kalender konten

Saat ini sudah banyak pelaku bisnis yang sadar jika media sosial merupakan sebuah platform marketing mandiri. Sehingga dalam mengelolanya, kita tak boleh sembarangan mengunggah jika menginginkan loyalitas dan keterlibatan konsumen. Untuk itu, ada baiknya anda membuat jadwal konten yang menyeluruh dalam kurun waktu tertentu. Selain itu, pastikan jadwal tersebut disesuaikan dengan isu-isu yang berkembang di masyarakat, agar pesan atau informasi yang disampaikan tetap aktual dan relevan.

  1. Buat konten yang menarik

Sebagai pelaku bisnis tentu kita dituntut agar terus menyajikan konten yang kreatif agar menarik perhatian para calon konsumen. Saat ini sudah banyak konten marketing yang tersebar di media sosial, agar tak tergerus oleh persaingan maka kita harus menonjolkan konten-konten yang kreatif dengan tampilan visual yang eyecatching.

  1. Selalu dengarkan konsumen

Karena media sosial merupakan platform yang terbuka, sehingga sangat mungkin bagi anda dan konsumen berkomunikasi dengan dua arah. Untuk itu, selalu dengarkan apa yang mereka komplainkan, inginkan, dan butuhkan dari produk/jasa kita. Setiap masukan dari konsumen merupakan data yang bisa diolah untuk menciptakan inovasi terbaru.

Bagaimana sekarang sudah siapkah anda untuk mengelola media sosial dengan baik? Jika anda masih kesulitan karena belum memiliki tim yang memadai, tak perlu khawatir karena kebutuhan anda untuk managemen social media bisa diatasi dengan layanan yang kami berikan. Untuk harga tak perlu khawatir, karena bagi UMKM kami memiliki harga yang terjangkau dengan pelayanan terbaik. Anda bisa mencapai tujuan-tujuan tersebut dengan biaya mulai dari 750.000-an. Tunggu apa lagi? Segera hubungi kami melalui 57creative.id atau SMS/Call/WA +62 812-2575-5277

Manajemen Sosial Media Yang Baik Untuk Menunjang Pertumbuhan Bisnis

Manajemen Sosial Media Yang Baik Untuk Menunjang Pertumbuhan Bisnis

Saat ini sudah banyak orang yang memanfaatkan media sosial sebagai media promosi mereka atau pengenalan produk. Media sosial dianggap ampuh untuk meningkatkan penjualan produk, memang saat ini semakin banyak kegiatan yang dilakukan di sana, mulai dari memperluas jejaring sosial, membangun komunitas, hingga berdagang. Apalagi saat ini banyak media sosial yang dilengkapi fitur marketplace, dan akun bisnis.

Hobi Jadi Profesi, Simak Pekerjaan Di Era Digital Yang Menyenangkan

Sumber : Freepik.com

Namun sayang, kebanyakan orang terlalu saklek dengan satu hal. Mereka belum paham dengan managemen media sosial yang baik yang dapat menunjang pertumbuhan bisnisnya. Dengan fitur-fitur media sosial yang baru, sangat mungkin bagi bisnis anda untuk berkembang lebih besar lagi.

Memilih media sosial yang tepat sebagai langkah awal manajemen yang baik

Ada banyak platform media sosial yang bisa diakses. Namun memilih media sosial yang tepat tentu penting karena ini akan berpengaruh terhadap keberhasilan Manajemen anda. Untuk itu, sebagai pebisnis sangat penting untuk mengetahui karakteristik setiap platform media sosial tersebut.

Untuk memudahkan anda berikut ini ada jenis-jenis media sosial yang sering digunakan untuk bisnis antara lain:

1.      Facebook

Jika anda yang tak ingin repot mengurus banyak media sosial, ada baiknya anda memilih Facebook. Media sosial ini umumnya digunakan hampir semua kalangan, mulai dari Ibu rumah tangga, mahasiswa/pelajar, pekerja, dan lain-lain. Sebagai pebisnis, Facebook merupakan media sosial yang wajib dimiliki, karena jumlah penggunanya yang besar.

2.      Instagram

Media sosial lain yang semakin banyak digunakan dari waktu ke waktu adalah Instagram. Konten yang dibagikan ke Instagram umumnya berupa foto atau video, untuk penggunanya sendiri kebanyakan adalah kalangan anak muda. Namun, tingkat interaksi yang ada bisa dikatakan besar. Media sosial ini sangat cocok bagi anda yang ingin membangun Brand Awareness.

3.      LinkedIn

Bagi anda yang ingin menerapkan sistem Business to Business (B2B) media sosial yang cocok adalah LinkedIn. Di LinkedIn anda bisa menemukan orang dengan jabatan tertentu, atau pemilik usaha lainnya, cara untuk membangun koneksi dengan mereka juga cukup mudah hanya tinggal mem-follow saja. Setelah itu, anda bisa mengirim penawaran, catat datanya seperti nama perusahaan, email, no. telp, jabatan.

4.      Google Plus

Google+ digunakan jika anda ingin konten yang ada di website mempunyai nilai lebih di mesin pencari. Anda perlu tahu, platform ini cukup berpengaruh bagi pelaku SEO.

Tentukan strategi kontennya

Setelah anda menganalisis dan menimbang media sosial mana yang akan digunakan untuk keperluan bisnis. Maka selanjutnya yang perlu dilakukan adalah strategi konten, hal ini cukup sulit, dan perlu diperhatikan dengan baik. Berikut ini ada beberapa hal yang bisa anda pahami antara lain:

1.      Menentukan tujuan

Coba pikirkan lagi, apa tujuan anda? Apakah ingin meningkatkan penjualan atau memperluas pasar? Atau tujuan lainnya. Menentukan tujuan setiap bulannya akan membuat anda lebih mudah membuat timeline konten.

2.      Konten yang anda buat adalah konten yang berkualitas

Konten yang berkualitas di setiap media sosial yang anda pakai tentu berbeda. Jika di Instagram membutuhkan foto/video yang unik, hastag yang sesuai, dan caption yang menarik. Maka di Facebook orang cenderung menyukai tautan/link dibanding konten berupa foto/video ataupun teks. Konten yang berkualitas juga harus disesuaikan dengan segmentasi anda.

3.      Waktu mengunggah

Selain isi konten, hal lain yang perlu anda perhatikan adalah waktu posting. Pastikan anda menggunggah konten di saat senggang. Saat di jam sibuk tentu akan sedikit orang yang melihat konten anda, sehingga akan sedikit interaksi yang diperoleh.

 

Cara Menangani Komplain Negatif Di Media Sosial

Cara Menangani Komplain Negatif Di Media Sosial

Tentu hampir semua pebisnis memahami untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk para konsumennya. Dengan pelayanan terbaik tentu rasa kepercayaan konsumen terhadap produk/bisnis kita akan semakin tinggi. Bahkan mereka tak ragu untuk menggunakan produk atau jasa yang kita tawarkan di waktu berikutnya.

Pelayanan ini membuat bisnis anda tumbuh dan berkembang. Namun, jika kita memberikan pelayanan yang buruk, maka konsumen akan kapok dan tak ingin menggunakan produk/jasa dari kita lagi.

Ide Bisnis Online Yang Menjanjikan Untuk Masa Depan

Sumber : Freepik.com

Apabila bisnis yang anda miliki telah dikembangkan ke media digital, dan sering mengalami hal-hal buruk seperti menerima komplain dari konsumen. Sebenarnya komplain bukanlah hal buruk, adanya komplain justru menjadi bahan evaluasi bagi pebisnis untuk mengetahui apa yang harus diperbaiki dan dikembangkan lebih baik lagi.

Namun dengan adanya media sosial, memudahkan konsumen untuk mengajukan komplainnya. Ada yang melakukan komplain melalui cuwitan Twitter, Pesan Pribadi (Direct Message), atau menuliskan langsung di kolom komentar.

Sebagai pebisnis tentu anda sedikit kebingungan bagaimana menangani komplain di media sosial. Jika tidak ditangani dengan benar, bukan hanya konsumen yang kapok membeli. Citra bisnis/produk yang anda bangun bisa hancur seketika. Untuk itu, berikut ini merupakan cara menangani komplain konsumen di media sosial yang baik dan benar.

1.      Menanggapinya dengan cepat

Merespon keluhan dari konsumen dengan cepat dan efisien adalah langkah awalan yang baik. Setidaknya anda harus membalas paling lambat 1 jam, ini bukan berarti anda harus menjawab saat itu juga. Konsumen sebenarnya ingin masalah yang dialaminya segera anda ketahui, sehingga mereka bisa mencari solusinya.

Selanjutnya, biarkan konsumen tahu kapan mereka mendapatkan tanggapan yang diinginkan. Anda perlu pintar-pintar mengelola harapan dan mengurangi feedback buruk konsumen. Anda perlu ingat, sangat penting memberikan respon dengan kecepatan yang sama di media sosial secara konsisten, tanpa melihat apakah itu hari biasa atau akhir pekan.

2.      Mengakui kesalahan

Setiap bisnis tentu memiliki kekurangan, jadi salah satu cara terbaik untuk mengatasi konsumen yang komplain adalah mengakui kesalahan tersebut, bukannya bersembunyi atau menyangkal. Saat anda meminta maaf kepada konsumen di media sosial, akui saja kesalahan tersebut dan ambil keputusan. Hal ini akan membuat konsumen terus menyalahkan perusahaan, sehingga anda lebih fokus dengan yang ada di depan. Umumnya orang-orang akan cepat memusatkan perhatian mereka atas permintaan maaf yang anda sampaikan. Usahakan anda menggunakan script atau tulisan yang telah dikirim dari orang lain. Karena itu sama saja anda menganggap remeh permintaan maaf dan tidak tulus ke konsumen. Pastikan pula anda bersikap jujur dan transparan kepada para konsumen.

3.      Personalisasi respon anda

Saat konsumen menghubungi dan mengajukan komplainnya, umumnya mereka mencari anda untuk mengakui dan membantu menyelesaikan masalahnya. Apabila respon yang anda berikan adalah pesan otomatis maka artinya anda tidak menghargai konsumen. Untuk itu, cobalah luangkan waktu untuk membalas komplain konsumen, anda harus memahami masalah mereka dan menerima masukan yang disampaikan.

Adapun hal yang perlu anda perhatikan saat membalas konsumen yang komplain:

  • Sertakan nama konsumen saat meresponnya
  • Membiarkan konsumen tahu bagaimana anda mengatasi masalahnya
  • Jika komplain tersebut merupakan kesalahan, ambil alih untuk menanganinya
  • Cobalah posisikan anda di situasi konsumen.

Balasan otomatis sebenarnya menghemat waktu tapi itu akan menjadi masalah baru. Jangan gunakan template membalas komplain yang sama. kunci mengatasi masalah ini bukanlah copy-paste tapi personalia.

Sudah tergambarkan bagaimana cara menanggapi komplain dari konsumen. Jika ada hal yang ditanyakan bisa menghubungi kami di 57creative.id

 

Banyak Yang Menyepelekan Sesi Presentasi, Simak Kenapa Sesi Ini Penting

Banyak Yang Menyepelekan Sesi Presentasi, Simak Kenapa Sesi Ini Penting

Di masa modern seperti ini, memang tak bisa dipungkiri jika semua konten materi bisa diakses dengan mudah karena adanya internet. Ada banyak jenis konten yang bisa diakses, seperti konten teks, gambar ataupun video. Salah satu konten yang dapat memuat semua jenis itu adalah konten presentasi.

Banyak Yang Menyepelekan Sesi Presentasi, Simak Kenapa Sesi Ini Penting

Presentasi merupakan konten yang penting dan cukup krusial. Meskipun banyak orang yang menganggap presentasi adalah hal yang membosankan, sehingga banyak orang yang menyepelekan. Namun ternyata sesi presentasi merupakan sesi yang cukup penting. Kenapa demikian? Berikut ini merupakan penjelasan kenapa sesi presentasi merupakan sesi yang penting dan tak boleh anda lewatkan atau sepelekan.

1.      Sesi presentasi memudahkan anda untuk membangun kepercayaan dengan orang lain

Sesi presentasi tentu dibutuhkan pada kondisi tertentu, seperti menjelaskan tugas dari guru atau dosen, menjelaskan progres kerja ke atasan, hingga bertemu dengan klien. Presentasi yang baik tentu akan membantu anda untuk membangun rasa kepercayaan dengan para audiens. Hal ini sebenarnya dapat dilakukan dengan baik asalkan sikap anda saat memberikan materi baik dan bermutu. Selain itu, desain presentasi anda juga tampak profesional. Yang tak kalah penting pastikan informasi yang dimuat dalam presentasi merupakan fakta dan data yang sebenarnya.

2.      Membangkitkan rasa ketertarikan

Selain membangun kepercayaan dengan para audiens, sesi presentasi juga menjadi kesempatan untuk anda menunjukkan hal-hal yang mungkin tak diketahui banyak orang sehingga para audiens akan merasa tertarik dan merasa penasaran dengan informasi yang disampaikan. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Caranya anda bisa menyisipkan manfaat yang nyata dari produk, jasa, atau ide yang anda sampaikan dalam slide presentasi. Selain itu, sertakan pula testimonial sehingga menjadi jurus ampuh untuk membangkitkan ketertarikan audiens terhadap ide yang anda sampaikan.

3.      Memudahkan anda untuk langsung berinteraksi

Selama sesi presentasi, tentu kemampuan verbal dan komunikasi bahasa tubuh sangatlah dibutuhkan, selain untuk membuat suasana menjadi lebih menyenangkan. Ternyata dua hal itu juga bisa membantu anda untuk membangun interaksi dengan audiens. Sehingga para audiens akan terdorong untuk mengatakan apa yang sebenarnya mereka pikirkan tentang ide anda tanpa ada hambatan. Interaksi yang ditunjukkan inilah yang kemudian menjadi timbal balik yang positif untuk ide anda, karena pola diskusi yang dibangun dua arah dan saling mengkritisi. Kesempatan interaksi secara langsung tentu akan sulit dilakukan jika anda menggunakan konten presentasi dalam format PDF yang dikirim via email.

4.      Lebih fokus

Hal yang tak kalah penting yang dalam sesi presentasi ialah anda dan audiens sama-sama fokus pada topik yang disajikan. Adanya gangguan seperti telepon genggam, atau hal-hal lainnya sebenarnya dapat diminimalisir dengan memberikan himbauan kepada semua orang yang terlibat dalam sesi presentasi untuk mematikan ponselnya atau mengubah ke mode senyap. Sehingga semua orang yang terlibat dalam presentasi akan tetap fokus pada apa yang disampaikan.

Pada dasarnya sesi presentasi merupakan momen yang tepat bagi anda untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Selain dibekali dengan kemampuan public speaking yang baik, presentasi anda akan lebih sempurna dengan konten dan desain yang bagus, sehingga semua audiens akan terfokus pada apa yang anda sampaikan. Untuk itu sempatkan waktu untuk mendesain presentasi anda atau menggunakan layanan jasa pembuatan presentasi. Dengan biaya yang terjangkau anda bisa membuat banyak orang terkesan dengan presentasi yang profesional.

Mengapa Belajar Presentasi Itu Penting Bagi Setiap Orang?

Mengapa Belajar Presentasi Itu Penting Bagi Setiap Orang?

Siapa yang pernah melakukan presentasi? Tentu hampir semua orang pernah melakukannya entah di depan kelas atau di depan atasan. Presentasi menjadi momen yang sangat penting, jika dulu sewaktu sekolah kita berusaha menampilkan presentasi yang bagus agar mendapatkan nilai 100. Sekarang presentasi sangat penting, selain menunjukkan hasil kinerja kita, presentasi yang bagus juga membuat calon klien atau mitra bisnis anda menyetujui perjanjian atau program kerja yang dibuat.

Mengapa Belajar Presentasi Itu Penting Bagi Setiap Orang?

sumber gambar: Freepik.com

Umumnya presentasi terkesan membosankan, selain penyampaiannya yang kurang menyenangkan terkadang tampilan presentasi yang monoton dan itu-itu saja menghilangkan minat audiens untuk menyimak informasi yang dibawakan.

Banyak orang yang menggap presentasi merupakan hal yang mengantuk, dan tidak menyenangkan. Belajar presentasi sebenarnya tak selamanya membosankan, karena dalam aktivitas itu kita bisa belajar banyak hal. Apalagi beberapa orang merasa terhibur apabila orang yang mempresentasikan tersebut membawakannya dengan cara yang lucu, namun tetap menyampaikan pesan di dalamnya.

Penyebab orang merasa malu dan gugup saat presentasi

Mungkin sebagian dari anda merasa gugup, malu dan bingung saat pertama kali presentasi di depan kelas atau didepan klien/atasan di kantor. Tenang saja, hal itu wajar hampir semua orang mengalaminya. Salah satu faktor yang membuat orang gugup saat presentasi adalah kurangnya kemampuan berbicara di depan umum (public speaking). Tak peduli bagaimana latar belakang anda, kemampuan public speaking ini perlu dilatih dari waktu ke waktu.

Sayangnya kemampuan public speaking ini tidak diajarkan di sekolah atau universitas. Sehingga tak heran banyak orang yang kesulitan saat mempresentasikan sebuah informasi tertentu. Untuk itu, ada baiknya saat ini kita mulai belajar public speaking atau presentation skill. Dengan harapan, lebih mudah bagi anda untuk menyampaikan informasi di depan umum secara efektif.

Lalu apa hubungannya dengan seseorang perlu belajar presentasi?

Tentu saja, dengan kemampuan presentasi yang baik, anda bisa mempromosikan diri di depan atasan atau klien. Selain itu, Anda juga akan lebih mudah menyampaikan informasi di depan banyak orang dengan cara yang menyenangkan dan menginspirasi.

Kemampuan berpresentasi yang baik tentu akan menunjang perkembangan karir dan bisnis anda. Semakin efektif anda dalam menyampaikan ide, pikiran dan pengetahuan maka semakin meningkat kepercayaan orang terhadap diri anda. Sehingga bukan hal yang tak mungkin jika karir dan bisnis anda akan terus berkembang karena kemampuan presentasi yang baik.

Faktor lain yang meningkatkan kemampuan presentasi anda

Selain kemampuan berbicara di depan umum yang baik, ada hal lain yang sering dilalaikan orang namun menjadi poin penting dalam presentasi. Hal itu adalah desain presentasi, bagi beberapa orang mendesain presentasi semenarik mungkin sangatlah merepotkan. Sehingga mereka lebih memilih untuk mendesain presentasi semampunya atau menggunakan template bawaan dari software. Padahal template bawaan dari software cenderung monoton dan kaku.

Tampilan visual yang menarik tentu menjadi nilai plus. Apalagi umumnya orang akan memperhatikan informasi yang dikemas dengan menarik. Umumnya minat baca seseorang akan rendah, namun jika anda menambahkan gambar dan bentuk yang dikombinasikan dengan teks atau data maka bukan hal yang tak mungkin perhatian para audiens akan lebih terpusat pada presentasi anda.

Untuk itu sebaiknya anda menyempatkan waktu untuk mendesain presentasi terlebih dahulu. Jika tak sempat anda bisa memanfaatkan tools-tools online seperti canva, Pixlr, Vect, atau mendesain langsung melalui software Microsoft PowerPoint.

Apa Yang Dimaksud Dengan Shadow-Ban?

Apa Yang Dimaksud Dengan Shadow-Ban?

Saat anda berusaha untuk meningkatkan jumlah pengikut di instagram, tentu anda akan mengusahakan segala cara. Mulai dari konsisten mengunggah konten, mengikuti para konsumen yang potensial, hingga menggunakan beberapa hashtag dan engagement agar memperluas jangkauan akun media sosial anda. Tentu saja, rasanya cukup mengecewakan jika tiba-tiba konten yang anda unggah tidak muncul dimana pun.

Jika anda mengalami kondisi dimana konten yang anda unggah mengalami penurunan like dan komentar, atau justru tidak muncul pada beberapa hashtag yang anda tulis, maka bisa jadi konten tersebut mengalami shadaow-ban.

Personal Branding Dapat Meningkatkan Kredibilitas

Sumber : Freepik.com

Mungkin sebagian dari anda masih merasa asing dengan istilah shadow-ban. Perlu anda tahu jika algoritma instagram atau media sosial yang lain sering berubah-ubah. Sehingga sangat mungkin, teknik yang anda gunakan saat ini sudah tidak efektif lagi.

Umumnya saat konten yang anda tidak muncul pada timeline para pengguna instagram kecuali mereka yang telah menjadi pengikut anda, adalah salah satu tanda jika konten tersebut mangalami shadow-band. Memang jika dipikir mana mungkin hal itu terjadi, namun banyak pengguna instagram menggunakan yang kurang tepat untuk meningkatkan jumlah pengikutnya. Contohnya, penggunaan bots, atau menggunakan puluhan hingga ratusan hashtag yang tidak sesuai dengan konten.

Anda perlu tahu jika instagram tidak memblok akun seperti itu, maka kualitas indtagram di mata penggunanya akan menurun.

Apakah saya kena shadow-ban?

Beberapa orang, khususnya bagi mereka yang baru menggunakan instagram dan menggunakan strategi yang salah untuk mempromosikan produk atau diri anda sendiri. untuk lebih jelasnya mari kita cari tahu bersama:

  1. Mengunggah gambar/konten dengan hashtag yang jarang digunakan
  2. Lalu, minta 5 orang tidak mengikuti anda di instagram untuk mencari hashtag yang tercantum
  3. Jika konten yang memiliki hashtag tertentu tidak muncul pada pencarian, maka kemungkinan besar anda kena shadow-ban

Temukan penyebab kenapa anda kena shadow-ban

Sebenarnya ada beberapa alasan mengapa akun anda mengalami shadow-ban, simak beberapa penjelasannya berikut ini:

  1. Anda menggunakan bots untuk menambah jumlah pengikut. Alasan pertama kenapa akun anda mengalami shadow-ban adalah anda menggunakan bots (robot) untuk meningkatkan jumlah pengikut di Instagram.
  2. Anda menggunakan hashtag yang telah di-banned sebelumnya. Anda harus teliti dalam memilih hashtag, karena ada beberapa hashtag di instagram penuh dengan berbagai konten yang melanggar aturan. Sehingga hal inilah yang membuat pihak Instagram, mem-banned hashtag-hashtag tersebut.
  3. Akun anda sering dilaporkan oleh pengguna instagram yang lain. Banyaknya orang yang melaporkan akun anda, maka menandakan jika banyak konten anda yang menyalahi aturan instagram.
  4. Anda sering melebihi batas maksimal follow, komen, post, atau like, setiap hari atau jam. Penyebab lainnya adalah, aktivitas seperti like, komen, post atau follow yang melebihi batas ketentuan. Sebenarnya anda bisa saja mengikuti 80 akun instagram baru dari 1 jam secara konsisten. Namun pihak Instagram tentu akan curiga jika akun tersebut merupakan bots.

Lalu bagaimana caranya agar bisa kembali normal?

  1. Jika selama ini anda menggunakan bots, maka segera hentikan dan hapus sesegera mungkin.
  2. Sebelum mengunggah konten apapun, pastikan daftar hashtag anda tidak di-banned oleh instagram, untuk itu anda perlu teliti.
  3. Ada beberapa orang mengatakan jika berhenti mengunggah konten apapun di instagram selama 2 hari atau 48 jam. Hal ini akan membuat akun instagram anda mereset sistem yang ada. Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda.

Simak Waktu Yang Pas Untuk Mengunggah Konten Di Media Sosial

Simak Waktu Yang Pas Untuk Mengunggah Konten Di Media Sosial

Ada banyak tujuan yang ingin dicapai seseorang saat beraktivitas di media sosial, ada yang ingin mendapatkan insight dan berita baru, namun ada pula yang hanya ingin membagikan momen tertentu seperti pernikahan, kelahiran, kelulusan atau sekadar selfie.

Sedangkan pada sisi pebisnis, sosial media sering digunakan utuk memasarkan produk mereka. Banyak kalangan pebisnis yang meraup banyak keuntungna dari media sosial. Tentu untuk memperoleh itu dibutuhkan strategi yang tepat mulai dari pemilihan konten hingga waktu yang tepat untuk mengunggah konten tersebut.

Meningkatkan Engagement Audiens Anda Di Instagram

sumber gambar: Freepik.com

Anda perlu tahu agar memperoleh insight yang tinggi, kita perlu mencari waktu terbaik saat mengunggah konten di media sosial. Waktu terbaik inilah yang akan menarik perhatian para audiens. Untuk lebih jelasnya inilah pemilihan waktu terbaik mengunggah konten di beberapa media sosial antara lain:

1.      Instagram

Pada dasarnya waktu terbaik untuk mengunggah konten tergantung dari siapa target pasar anda, apakah ibu rumah tangga biasa, karyawan, atau yang lain. Namun secara garis besar waktu terbaik mengunggah konten di instagram adalah pukul 11.00 hingga 13.00 siang dan seusai pulang kerja, yakni sekitar 19.00 sampai 21.00 malam.

Hal ini karena saat makan siang umumnya orang-orang akan makan sambil mengecek media sosialnya. Mereka ingin mencari informasi terbaru untuk merehatkan badan.  Sedangkan saat sore hari, orang-orang yang menggunakan transport umum, terjebak kemacetan, atau sudah pulang ke rumah dan merebahkan diri, umumnya akan membuka instagram untuk menyegarkan pikiran. Atau anda juga bisa mengunggah konten pukul 6 pagi, hal ini karena orang zaman sekarang langsung mengecek ponselnya saat terbangun dari tidur.

2.      Facebook

Berbeda dengan instagram, waktu terbaik mengunggah konten di Facebook adalah pukul 13.00 sampai 16.00 sore. Hal ini karena kebanyakan dari mereka menggunakan komputer untuk mengecek Facebook saat jam istirahat. Selain waktu, ternyata ada hari-hari yang paling baik saat mengunggah konten di Facebook, yakni Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu.

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Unmetric menyatakan jika jumlah interaksi per konten yang diunggah tertinggi bagi sebuah brand jatuh pada hari Rabu. Meskipun jika dirata-rata brand yang mengunggah konten pda hari itu lebih sedikit. Untuk itu, jika anda ingin memperoleh engagement yang tinggi, tak ada salahnya mengunggah konten di hari Rabu nanti.

3.      Twitter

Berbeda dengan media sosial yang lain, Twitter umumnya diibaratkan seperti buku harian seseorang. Tak sedikit dari penggunanya yang mengeluarkan cuitan lebih dari 2 atau 3 kali dalam 10 menit. Baik itu dalam bentuk menulis tweet, membalas mention, quote tweet, atau sekadar retweet. Sehingga tak heran jika pergerakan Twitter sendiri lebih cepat dibanding media sosial yang lain. Untuk itu, bagi anda yang menggunakan media sosial ini sebagai media promosi sangat penting mengetahui kapan waktu yang tepat mengunggah konten. Waktu yang paling tepat adalah saat jam makan siang dari hari senin hingga jumat, sekitar pukul 12.00 sampai 13.00 siang. Hari-hari kerja umumnya mendapatkan tinggat engagement yang tinggi. Selain itu, waktu sore sekitar pukul 17.00 sampai 18.00 sore juga termasuk waktu terbaik untuk mengunggah sesuatu di Twitter. Umumnya di jam pulang kerja kebanyakan orang akan mengecek media sosialnya, entah itu Twitter, Instagram atau media sosial lainnya.

Semoga dengan informasi di atas akan membantu anda mengembangkan brand melalui media sosial.

Cara Membuat Grafis Yang Akan Menarik Perhatian Di Media Sosial

Cara Membuat Grafis Yang Akan Menarik Perhatian Di Media Sosial

Dengan hampir separuh masyarakat telah menggunakan internet, dan kebanyakan dari mereka menggunakan media sosial. Ada banyak media sosial yang bisa digunakan antara lain Instagram, Facebook, Twitter, Tik Tok dan lain-lain.  Beragamnya media sosial beriringan dengan penggunanya yang semakin banyak. Bahkan saat ini banyak media sosial yang mulai digunakan untuk mengkampanyekan sesuatu, atau mempromosikan produk terbaru.

Alasan Personal Branding Di Media Sosial Itu Penting Bagi Milenial

sumber : Freepik.com

Media sosial juga menjadi salah satu cara bagi seseorang untuk mempromosikan situs blog atau websitenya. Agar semakin banyak pengguna media sosial yang mengunjungi akun media sosial anda, maka diperlukan konten-konten yang menarik. Saat ini banyak orangyang lebih tertarik pada konten visual, hal itu bisa anda lihat melalui platform seperti pinterest, Tumblr dan Instagram yang semakin cepat berkembang. Konsep dari ketiga platform tersebut tidak beda jauh yakni berbagi, mengunggah, dan menyematkan.

Semua konten visual yang menarik ternyata akan membantu anda membangun brand awareness kepada audiens. Ya, saat ini menciptakan brand awareness bisa dilakukan dengan media berbagi. Kondisi ini bisa diibaratkan seperti puncak gunung es. Agar lebih paham lagi berikut ini merupakan tips membuat grafis yang menarik perhatian audiens di media sosial.

1.      Real estate

Ternyata grafik dapat menempatkan brand anda ke sorotan saat seseorang membuka media sosial. Memang saat ini media sosial merupakan Real Estate. Foto dan Infografis akan mendapatkan umpan balik lebih besar dari para audiens, anda bisa memberikan informasi berita terkini, kutipan sederhana atau informasi lainnya. Dengan hal ini maka semakin besar peluang anda untuk memperoleh konsumen baru melalui media sosial. Selain itu pada platform Twitter umumnya memiliki putaran yang sangat cepat. Sehingga banyak pengguna aktif Twitter yang membuat tweet atau retweet, yang justru membuat brand atau informasi yang anda bagikan menjadi tertinggal dan kehilangan peluang.

2.      Pengguna media sosial menyukai gambar

Secara statistik ditunjukan jika seseorang akan lebih banyak berinteraksi pada konten yang ditambahkan infografis atau gambar, dibandingkan hanya konten tulisan saja. Bahkan jumlah bagikan dan suka lebih banyak didapatkan saat anda menggunggah konten visual. Untuk itu, jangan sampai anda melewatkan hal ini. Anda bisa membuat infografis tentang brand anda, misalnya status brand anda saat ini, pencapaiannya, informasi tentang produk, awal dibangun, dan lain sebagainya. Ada banyak alat yang bisa digunakan untuk membuat grafis secara online dan gratis.

3.      Buatlah dengan mudah

Setelah anda mengolah nilai real estate dari grafis, maka yang perlu anda lakukan selanjutnya adalah membuat grafis mudah dipahami oleh audiens sehingga mereka tidak segan untuk membaginya. Jangan lupa untuk menyertakan akun media sosial anda, sehingga jika grafis anda dibagikan maka orang-orang akan tahu darimana informasi tersebut berasal.

4.      Jadikan grafis tersebut layak untuk dibagikan

Yang harus kita tahu, jika infografis yang paling populer adalah yang dapat menginspirasi dan/atau yang kaya. Hal ini dimaksudkan dalam jika dalam membuat infografis sebaiknya menggunakan metafora yang menunjukkan kenaikan, selain itu masukan pula gambar dan bahasa sederhana yang mudah untuk dipahami para audiens. Sehingga grafis tersebut sangat ramah untuk dibagikan. Ingat, grafik merupakan salah satu cara menyenangkan untuk memberikan informasi kepada khalayak umum secara gratis. Sehingga, semakin orisinil dan banyak gambar yang dimuat, maka semakin besar kemungkinan orang-orang akan membagikan di media sosial pribadi mereka.

Semoga informasi di atas bermanfaat!

Tips Membuat Desain Grafis Yang Bisa Anda Coba

Tips Membuat Desain Grafis Yang Bisa Anda Coba

Apakah anda saat ini tengah belajar desain grafis? Atau justru sudah menguasai keterampilan di bidang tersebut? Desain grafis sangatlah dibutuhkan saat ini, selain untuk membantu untuk mempromosikan sebuah brand, dengan desain grafis anda bisa membuat tampilan media sosial lebih menarik dan menojol. Bahkan tampilan yang menarik di media sosial menjadi salah satu strategi marketing digital. Apalagi saat ini interaksi melalui media sosial sangatlah penting, sehingga wajib bagi pebisnis untuk mempercantik tampilan media sosial mereka dengan desain grafis.

Pentingnya Menjaga Sopan Santun Di Media Sosial

sumber : Freepik

 

Umumnya orang-orang menggunakan jasa desainer grafis untuk membuat tampilan desain tertentu. Namun tak sedikit pula yang memilih untuk belajar desain grafis, dan membuatnya sendiri.

Ternyata ada beberapa aturan mendasar yang akan membantu anda untuk membuat desain yang terlihat profesional. Untuk lebih jelasnya anda dapat menyimak tips berikut ini:

1.      Gunakan kontras untuk membuat media sosial tampak lebih menonjol

Desain yang baik tentu akan terlihat menonjol dibandingkan desain-desain yang lain. Nah, salah satu cara sederhana yang bisa anda coba agar tampilan desain lebih menonjol adalah dengan menggunakan warna kontras. Usahakan anda memilih warna kontras yang baik, jika anda memilih latar belakang warna terang, maka anda sebaiknya menggunakan warna gelap untuk font. Sedangkan saat anda menggunakan warna belakang gelap, maka gunakan warna terang untuk fontnya.

2.      Pilihlah font palette

Mungkin selama ini anda selalu menggunakan font yang standar, namun cobalah mengubah hal itu sekarang. Sebaiknya anda menggunakan font palette yang konsisten, hal ini merupakan cara fantastis untuk memastikan konsistensi dan membangun keakraban dengan para audiens anda. Cobalah untuk memilih font yang unik pada bagian judul, huruf subtitle serta font untuk bagian isi atau badan teks. Anda bisa menggunakan font yang bersifat tebal pada bagian judul, agar bisa menonjolkan konten anda. Sedangkan, font sederhana pada bagian subtitle dan badan teks.

3.      Pilih skema warna

Setelah anda memahami aturan di atas, langkah selanjutnya adalah memilih skema warna yang pas untuk diaplikasikan pada desain anda. usahakan anda memilih warna yang sesuai dengan kepribadian brand, produk atau hal lain yang diangkat dalam desain tersebut. Anda bisa memulainya dengan 3 warna utama dan mulailah untuk mengembangkan. Ingat, sebaiknya anda menggunakan warna-warna tersebut secara konsisten.

4.      Usahakan selalu memakai frame

Gambar merupakan bagian penting dari desain grafis. Agar gambar yang akan anda unggah tampak profesional, sebenarnya cara yang digunakan cukup sederhana, kuncinya adalah anda bisa menggunakan grid atau frame pada desain tersebut. Menambahkan grid atau frame pada gambar ternyata akan membuat tampilannya lebih bagus dalam waktu singkat. Sehingga inilah trik sederhana yang bisa membuat hasil desain anda tampak profesional. Saat ini ada banyak pilihan grid yang bisa diterapkan pada desain anda.

5.      Tetap sederhana

Terkadang beberapa orang menyukai desain yang ramai dan penuh. Akan tetapi, terkadang unsur kesederhanaan justru memberikan kesan tersendiri. Hal ini pun juga berlaku pada bidang desain grafis. Desain sederhana ternyata bisa dinikmati semua kalangan. Bukan hanya kalangan desainer grafis saja, masyarakat umum pun akan lebih mudah mengerti pesan apa yang tersimpan dalam desain tersebut. Jadi, tak ada salahnya jika anda menerapkan konsep minimalis pada desain yang hendak dibuat. Kesederhanaan ternyata mengurangi jumlah kekacauan, hal ini akan memberikan kesan positif pada siapapun yang melihatnya.