Personal Branding Dapat Meningkatkan Kredibilitas

Personal Branding Dapat Meningkatkan Kredibilitas

Personal Branding Dapat Meningkatkan Kredibilitas

Di era serba digital seperti ini tentu penting bagi anda untuk membangun personal branding. Dalam dunia pekerjaan atau kehidupan sehari-hari personal branding kini menjadi cara untuk membangun citra diri di lingkungan masyarakat. Istilah ‘People buy people’ menjelaskan jika salah satu nilai jual dalam diri anda ialah diri anda sendiri. Akses internet yang kini menjadi aset yang berharga, sehingga semakin baik persepsi orang lain tentang diri anda, maka semakin besar kemungkinan anda menilai positif bagi mereka.

Personal Branding Dapat Meningkatkan Kredibilitas

Orang yang memiliki pemahaman dan proses berpikir seperti ini diyakini lebih cepat meningkatkan jenjang karirnya. Apalagi, hampir 85% perusahaan perekrut serta profesional HR menjelaskan jika reputasi online kandidat pelamar berpengaruh terhadap proses perekrutan nanti.

Sehingga, hal tersebut menunjukkan jika personal branding adalah hal yang penting dalam merintis karir. Kuncinya adalah konsitensii terhadap citra posisit yang anda proyeksikan kepada orang lain baik dilihat saja atau memahami anda. Belajar personal branding di era digital artinya anda membuka diri untuk lebih mudah dikenal, diperhatikan dan didengarkan oleh khalayak luas.

Personal branding dapat meningkatkan kredibilitas anda

Dengan kemajuan teknologi saat ini, tentu sangat mudah bagi orang lain untuk mencari tahu segala sesuatu tentang diri anda dengan mesin pencari. Hanya dengan mengetik nama lengkap seseorang, maka anda  akan memperoleh berbagai informasi tentang orang tersebut. Sama seperti saat seseorang mengetik nama anda di mesin pencari. Oleh karena itu, jika anda tak memiliki jejak digital apapun maka orang lain akan kesulitan memberikan penilaian tentag diri anda.

Bukan hanya itu, jika ada seseorang yang mencari anda dan menemukan profil media sosial yang belum diperbarui setelah beberapa tahun. Ataupun hanya sedikit informasi yang mereka peroleh tentang diri anda di internet. Maka orang lain atau perusahaan akan berpikir dua kali untuk menerima anda sebagai karyawannya. Mereka akan memilih orang lain untuk direkrut sebagai karyawan.

Namun, Hal itu akan berbeda jika mereka justru melihat profilyang ringkas tentang personality dan profesionalitas dari diri anda. Hal-hal inilah yang akan membuat perusahaan atau orang lain menjadi tertarik untuk mengenal dan memahami anda lebih jauh lagi. Meskipun begitu, bukan berarti anda harus membangun personal branding secara berlebihan. Terlalu banyak mempromosikan diri sendiri justru akan membuat anda tampak menyedihkan di mata orang lain.

Bahkan beberapa ahli menyarankan untuk menggunakan 10% dari total aktivitas anda di internet untuk mempromosikan diri. Sedangkan 90%-nya digunakan untuk mengulas fakta menarik atau berita yang terbaru di media sosial atau situs blog pribadi anda. Berbagilah informasi yang bermanfaat sambil memberi perspektif diri anda. Selanjutnya, biarkan orang lain yang memberikan anda penilaian terhadap cara pandang anda tentang sesuatu.

Membangun personal branding  anda di era digital

Sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membangun personal branding. Cara yang paling mudah dan dilakukan oleh banyak orang adalah menggunakan media sosial. Sebelumnya, anda harus menentukan media sosial apa yang akan anda gunakan, serta mulai hapus akun-akun media sosial anda yang mulai usang.

Pembersihan ini sangat penting karena akan menyalurkan perhatian ke jaringan digital yang akan dibagikan. Jika ada akun media sosial lama yang sudah tidak aktif maka hapus saja. Bangun personal branding anda dengan akun baru tersebut. Agar terlihat profesional, buatlah konten yang konsisten. Gunakan gambar profil yang sama pada akun media yang anda gunakan, baik itu Twitter, Instagram, atau lainnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *