Membuat Content Plan Untuk Bisnis

Membuat Content Plan Untuk Bisnis

Membuat Content Plan Untuk Bisnis

Perencaan konten atau yang lebih dikenal dengan content plan merupakan salah satu hal penting yang perlu anda miliki saat menyusun strategi konten pemasaran. Tujuan dari membuat konten plan ini adalah untuk memastikan kualitas konten yang anda buat sesuai dengan standar dan mencapai target audiens yang tepat.

Membuat Content Plan Untuk Bisnis

Meskipun demikian, terkadang beberapa orang masih mengalami kesulitan saat membuat perencaan konten. Bahkan beberapa orang menganggap jika membuat content plan bukan hal penting. Sehingga perkembangan content marketing mereka cenderung tidak membawa kemajuan, entah itu secara traffic ataupun bisnis. Dengan content plan anda akan lebih terbantu untuk mengevaluasi strategi marketing yang telah diterapkan. Tanpa basa-basi lagi berikut ini ada beberapa tips membuat content plan yang menarik, simak penjelasannya berikut ini:

1.      Indentifikasi tujuan dan budget anda

Hal yang harus anda ketahui pertama kali adalah tujuan dari pembuatan konten tersebut. Sebenarnya ada berbagai macam tujuan dari pembuatan konten, dan hal itu akan berpengaruh terhadap isi atau pesan yang disampaikan. Misalnya, konten yang anda buat bertujuan untuk membangun brand awareness. Hal itu tentu akan berbeda saat anda ingin membuat konten yang bertujuan untuk meningkatkan audience engagement. Selain menentukan tujuan, hal lain yang perlu anda perhatikan lagi adalah budget. Untuk mencapai tujuan anda, pastikan anda telah menyiapkan anggaran khusus.

2.      Tentukan struktur konten yang akan dibuat

Berdasarkan jenisnya konten terbagi menjadi 3 yakni teks, audio, dan visual. Masing-masing format memiliki turunannya. Contoh, pada konten teks memiliki turunan seperti artikel, list-ticle, story, news, dan lain sebagainya. List-ticle adalah konten tulisan yang paling banyak diminati oleh para audiens. Hal ini karena, list-ticle memiliki struktur tulisan berupa lead, paragraf pembuka, list isi, dan penutup. Sehingga hal ini memudahkan pembaca untuk mencari informasi.

3.      Buat guideline & Editorial note

Guideline dan editorial note merupakan paduan serta pedoman standar pembuatan konten. Umumnya guideline serta editorial note akan disesuaikan dengan format konten yang ditampilkan di blog anda. Contohnya, guideline tentang resolsi foto yang akan diunggah di akun anda. Maka resolusi foto yang terlalu besar justru membuat proses upload menjadi lama.

4.      Jelaskan peran dan alur kerja

Jika anda berhasil melakukan cara yang kedua, maka selanjutnya fokus pada penyusunan workflow. Mulai dari penjaringan ide konten hingga proses publikasi dan evaluasi nanti. Saat anda menyusun workflow, maka anda harus memperkirakan mana manpower serta skill apa saja yang dibutuhkan di dalamnya. Alur dan peran kerja turut menentukan keberhasilan content plan anda.

5.      Timeline

Timeline merupakan jadwal dari setiap proses kerja yang telah anda susun sebelumnya pada workflow. Timeline ini harus anda buat sesuai dengan kapabilitas anggota tim anda. Jika tidak, maka proses kerja akan berantakan secara berantai. Contohnya, pengumpulan artikel menjadi terlambat dari jadwal sehingga proses editor pun ikut molor. Sehingga proses publikasi konten pun ikut tertunda. Itu baru satu projek saja, namun bagaimana jika anda memiliki banyak projek dan harus dikerjakan dalam waktu yang bersamaan.

6.      Susun kalender kerja dan perencanaan konten anda

Langkah selanjutnya adalah susun kalender kerja, sesuaikan kalender tersebut untuk membuat content plan sheet. Anda bisa membuat kalender dalam jangka waktu harian, mingguan, atau bulanan. Namun akan lebih baik, anda juga melihat hari perayaan nasional dan internasional. Hari perayaan tersebut dapat digunakan sebagai patokan tema konten yang akan anda buat. Setelah content plan anda terealisasikan maka jangan lupa melakukan evaluasi.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *