Membranding Produk Dengan Menggunakan Media Sosial Seiring berkembangnya teknologi saat ini hampir semua orang membutuhkan akses internet. Kebutuhan internet ini dikarenakan semakin beragamnya aktivitas yang dilakukan di dunia maya mulai dari mencari informasi, berkomunikasi, berbelanja, berbisnis dan lain sebagainya. Bahkan saat ini ada lebih daei 3 miliar pengguna aktif media sosial. Tentu hal tersebut bisa menjadi peluang bagi setiap orang untuk memulai bisnis online termasuk anda. Ada berbagai jenis media sosial yang dapat ditemui seperti Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, LinkedIn, dan lain sebagainya. Setiap jenis media sosial tentu memiliki karakteristik masing-masing, sehingga jika anda ingin memulai bisnis online melalui media sosial anda harus memahami karakteristiknya. Agar audiens yang dimiliki sesuai dengan target pasar, maka anda perlu menerapkan perlakuan yang berbeda pada setiap media sosial yang digunakan. Selain proses transaksi, hal lain yang perlua anda perhatikan saat memulai bisnis online adalah membangun interaksi dengan para audiens. Tujuannya agar anda semakin dekat dengan mereka serta membangun branding dari produk atau bisnis yang anda jalani. Agar Anda semakin paham, berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membranding produk di media sosial antara lain. 1. Pilih sosial media yang akan digunakan Seperti yag kita tahu, menggunakan media sosial untuk berbisnis adalah hal yang sangat memungkinkan saat ini. Akan tetapi, membangun branding di media sosial tentu bukan hal yang mudah. Membangun branding bukan tentang berapa banyak media sosial yang anda gunakan, tetapi memperoleh media sosial yang sesuai. Misalnya, LinkedIn merupakan media sosial yang digunakan untuk menunjukkan keterampilan dan profesionalitas seseorang. Tentu media sosial tersebut tidak cocok anda gunakan untuk menjual baju. Untuk itulah sebaiknya anda memilih media sosial yang tepat. Perhatikan dengan seksama karakteristik media sosial sebelum anda putuskan untuk menggunakannya atau tidak. Untuk membantu anda, anda bisa melihat informasi demografis pengguna media sosial. 2. Gunakan konten visual untuk membranding produk anda Jika anda termasuk pengguna media sosial yang aktif, maka cobalah perhatikan bagaimana konten visual terkini yang sering digunakan oleh pebisnis untuk memasarkan atau mempromosikan produknya. Memang tak bisa dipungkiri jika saat ini banyak orang yang beralih ke konten visual dibanding dengan konten teks. Media sosial memang menjadi media yang pemasaran yang sangat cocok baik itu produk brand besar maupun brand kecil ataupun yang belum memiliki brand sekalipun. Banyak dari pelaku bisnis berlomba-lomba membuat konten visual yang menarik agar dikunjungi lebih banyak orang. Dalam proses pembuatan konten sendiri, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan antara lain pemilihan warna, logo, template yang digunakan dan lain-lain. untuk menguatkan brand anda buatlah konten visual yang unik, berbeda dan tidak monoton. 3. Sampaikan informasi yang benar Saat ini banyak pengguna internet memilih informasi yang dapat dipercaya kebenarnya sebelum membeli sesuatu. Namun sayangnya teberapa pelaku usaha ternyata tidak memberikan informasi yang benar terkait produk yang mereka jual. Sebagian dari mereka bahkan rela berbohong demi keuntungan pribadi. Padahal kunci dari bisnis oleh kepercayaan dari konsumen, mengingat dijual secara online sehingga tidak memungkinkan konsumen untuk melihat produk yang anda jual secara langsung. Untuk itu, agar bisnis online anda tetap bertahan jangan pernah memberikan pesan atau informasi yang salah. Hal ini akan membuat branding anda menurun dan tidak dipercaya oleh para audiens. Untuk itu, berikan informasi yang lengkap, jelas, dan benar.

Membranding Produk Dengan Menggunakan Media Sosial

Membranding Produk Dengan Menggunakan Media Sosial

 

Membranding Produk Dengan Menggunakan Media Sosial Seiring berkembangnya teknologi saat ini hampir semua orang membutuhkan akses internet. Kebutuhan internet ini dikarenakan semakin beragamnya aktivitas yang dilakukan di dunia maya mulai dari mencari informasi, berkomunikasi, berbelanja, berbisnis dan lain sebagainya. Bahkan saat ini ada lebih daei 3 miliar pengguna aktif media sosial. Tentu hal tersebut bisa menjadi peluang bagi setiap orang untuk memulai bisnis online termasuk anda. Ada berbagai jenis media sosial yang dapat ditemui seperti Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, LinkedIn, dan lain sebagainya. Setiap jenis media sosial tentu memiliki karakteristik masing-masing, sehingga jika anda ingin memulai bisnis online melalui media sosial anda harus memahami karakteristiknya. Agar audiens yang dimiliki sesuai dengan target pasar, maka anda perlu menerapkan perlakuan yang berbeda pada setiap media sosial yang digunakan. Selain proses transaksi, hal lain yang perlua anda perhatikan saat memulai bisnis online adalah membangun interaksi dengan para audiens. Tujuannya agar anda semakin dekat dengan mereka serta membangun branding dari produk atau bisnis yang anda jalani. Agar Anda semakin paham, berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membranding produk di media sosial antara lain. 1. Pilih sosial media yang akan digunakan Seperti yag kita tahu, menggunakan media sosial untuk berbisnis adalah hal yang sangat memungkinkan saat ini. Akan tetapi, membangun branding di media sosial tentu bukan hal yang mudah. Membangun branding bukan tentang berapa banyak media sosial yang anda gunakan, tetapi memperoleh media sosial yang sesuai. Misalnya, LinkedIn merupakan media sosial yang digunakan untuk menunjukkan keterampilan dan profesionalitas seseorang. Tentu media sosial tersebut tidak cocok anda gunakan untuk menjual baju. Untuk itulah sebaiknya anda memilih media sosial yang tepat. Perhatikan dengan seksama karakteristik media sosial sebelum anda putuskan untuk menggunakannya atau tidak. Untuk membantu anda, anda bisa melihat informasi demografis pengguna media sosial. 2. Gunakan konten visual untuk membranding produk anda Jika anda termasuk pengguna media sosial yang aktif, maka cobalah perhatikan bagaimana konten visual terkini yang sering digunakan oleh pebisnis untuk memasarkan atau mempromosikan produknya. Memang tak bisa dipungkiri jika saat ini banyak orang yang beralih ke konten visual dibanding dengan konten teks. Media sosial memang menjadi media yang pemasaran yang sangat cocok baik itu produk brand besar maupun brand kecil ataupun yang belum memiliki brand sekalipun. Banyak dari pelaku bisnis berlomba-lomba membuat konten visual yang menarik agar dikunjungi lebih banyak orang. Dalam proses pembuatan konten sendiri, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan antara lain pemilihan warna, logo, template yang digunakan dan lain-lain. untuk menguatkan brand anda buatlah konten visual yang unik, berbeda dan tidak monoton. 3. Sampaikan informasi yang benar Saat ini banyak pengguna internet memilih informasi yang dapat dipercaya kebenarnya sebelum membeli sesuatu. Namun sayangnya teberapa pelaku usaha ternyata tidak memberikan informasi yang benar terkait produk yang mereka jual. Sebagian dari mereka bahkan rela berbohong demi keuntungan pribadi. Padahal kunci dari bisnis oleh kepercayaan dari konsumen, mengingat dijual secara online sehingga tidak memungkinkan konsumen untuk melihat produk yang anda jual secara langsung. Untuk itu, agar bisnis online anda tetap bertahan jangan pernah memberikan pesan atau informasi yang salah. Hal ini akan membuat branding anda menurun dan tidak dipercaya oleh para audiens. Untuk itu, berikan informasi yang lengkap, jelas, dan benar.

Seiring berkembangnya teknologi saat ini hampir semua orang membutuhkan akses internet. Kebutuhan internet ini dikarenakan semakin beragamnya aktivitas yang dilakukan di dunia maya mulai dari mencari informasi, berkomunikasi, berbelanja, berbisnis dan lain sebagainya. Bahkan saat ini ada lebih daei 3 miliar pengguna aktif media sosial. Tentu hal tersebut bisa menjadi peluang bagi setiap orang untuk memulai bisnis online termasuk anda.

Ada berbagai jenis media sosial yang dapat ditemui seperti Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, LinkedIn, dan lain sebagainya. Setiap jenis media sosial tentu memiliki karakteristik masing-masing, sehingga jika anda ingin memulai bisnis online melalui media sosial anda harus memahami karakteristiknya.

Agar audiens yang dimiliki sesuai dengan target pasar, maka anda perlu menerapkan perlakuan yang berbeda pada setiap media sosial yang digunakan. Selain proses transaksi, hal lain yang perlua anda perhatikan saat memulai bisnis online adalah membangun interaksi dengan para audiens. Tujuannya agar anda semakin dekat dengan mereka serta membangun branding dari produk atau bisnis yang anda jalani. Agar Anda semakin paham, berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membranding produk di media sosial antara lain.

1.      Pilih sosial media yang akan digunakan

Seperti yag kita tahu, menggunakan media sosial untuk berbisnis adalah hal yang sangat memungkinkan saat ini. Akan tetapi, membangun branding di media sosial tentu bukan hal yang mudah. Membangun branding bukan tentang berapa banyak media sosial yang anda gunakan, tetapi memperoleh media sosial yang sesuai.

Misalnya, LinkedIn merupakan media sosial yang digunakan untuk menunjukkan keterampilan dan profesionalitas seseorang. Tentu media sosial tersebut tidak cocok anda gunakan untuk menjual baju. Untuk itulah sebaiknya anda memilih media sosial yang tepat. Perhatikan dengan seksama karakteristik media sosial sebelum anda putuskan untuk menggunakannya atau tidak. Untuk membantu anda, anda bisa melihat informasi demografis pengguna media sosial.

2.      Gunakan konten visual untuk membranding produk anda

Jika anda termasuk pengguna media sosial yang aktif, maka cobalah perhatikan bagaimana konten visual terkini yang sering digunakan oleh pebisnis untuk memasarkan atau mempromosikan produknya. Memang tak bisa dipungkiri jika saat ini banyak orang yang beralih ke konten visual dibanding dengan konten teks.

Media sosial memang menjadi media yang pemasaran yang sangat cocok baik itu produk brand besar maupun brand kecil ataupun yang belum memiliki brand sekalipun. Banyak dari pelaku bisnis berlomba-lomba membuat konten visual yang menarik agar dikunjungi lebih banyak orang. Dalam proses pembuatan konten sendiri, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan antara lain pemilihan warna, logo, template yang digunakan dan lain-lain. untuk menguatkan brand anda buatlah konten visual yang unik, berbeda dan tidak monoton.

3.      Sampaikan informasi yang benar

Saat ini banyak pengguna internet memilih informasi yang dapat dipercaya kebenarnya sebelum membeli sesuatu. Namun sayangnya teberapa pelaku usaha ternyata tidak memberikan informasi yang benar terkait produk yang mereka jual. Sebagian dari mereka bahkan rela berbohong demi keuntungan pribadi. Padahal kunci dari bisnis oleh kepercayaan dari konsumen, mengingat dijual secara online sehingga tidak memungkinkan konsumen untuk melihat produk yang anda jual secara langsung.

Untuk itu, agar bisnis online anda tetap bertahan jangan pernah memberikan pesan atau informasi yang salah. Hal ini akan membuat branding anda menurun dan tidak dipercaya oleh para audiens. Untuk itu, berikan informasi yang lengkap, jelas, dan benar.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *